Putin Kutuk Percobaan Pembunuhan terhadap Trump
MOSKOW, iNews.id - Presiden Rusia Vladimir Putin mengomentari insiden penembakan di acara yang dihadiri Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Sabtu pekan lalu.
Melalui Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, Putin selalu mengecam setiap serangan terhadap kepala negara.
"Presiden Putin, secara konsisten, selalu mengutuk setiap manifestasi kekerasan dan setiap upaya untuk membahayakan nyawa kepala negara," kata Peskov, kepada wartawan, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (28/4/2026).
Saat ditanya mengenai kemungkinan pembicaraan telepon antara Putin dan Trump, Peskov enggan mengomentarinya.
Sosok Cole Allen Pelaku Penembakan Acara Trump, Lulusan S2 Ilmu Komputer yang Jadi Guru
Di bawah pemerintahan Trump, AS mengubah secara signifikan pendekatan terhadap Rusia pasca-perang Ukraina. Bahkan Trump pernah bertemu langsung dengan Putin.
Pelaku penembakan di Hotel Hilton Washington, tempat Trump menghadiri Jamuan Makan Malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih, Cole Tomas Allen, didakwa dengan tuduhan percobaan pembunuhan terhadap sang presiden. Allen dihadirkan ke pengadilan pada Senin (27/4/2026) untuk mendengarkan dakwaan.
Pelaku Penembakan di Acara Trump Ingin Incar Para Pejabat AS, Motif Masih Misterius
Jika terbukti bersalah, Allen terancam hukuman penjara seumur hidup.
Allen juga didakwa dengan kejahatan penembakan serta membawa senjata api. Sidang dakwaan terhadap Allen berlangsung sangat singkat yakni 13 menit.
Editor: Anton Suhartono