Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Kasih Ampun! Rudal Iran Hantam Bangunan di Israel, Korban Berjatuhan
Advertisement . Scroll to see content

Qatar Kecam Serangan Rudal Iran, Tegaskan Hak Membalas

Minggu, 01 Maret 2026 - 05:45:00 WIB
Qatar Kecam Serangan Rudal Iran, Tegaskan Hak Membalas
Qatar mengecam keras Iran yang menargetkan wilayahnya dengan rudal balistik dan siap membalas demi membela kedaulatan serta melindungi keamanan negaranya. (Foto: Qatarliving)
Advertisement . Scroll to see content

DOHA, iNews.id - Qatar mengecam keras penargetan wilayahnya menggunakan rudal balistik Iran. Doha menilai serangan tersebut sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan nasional serta ancaman serius bagi stabilitas kawasan.

"Serangan Iran merupakan pelanggaran langsung terhadap kedaulatan nasional, keamanan, dan integritas wilayah Qatar. Tindakan tersebut merupakan eskalasi yang tidak dapat diterima dan mengancam keamanan serta stabilitas kawasan," kata Kementerian Luar Negeri Qatar dalam pernyataan resmi, Sabtu (28/2/2026).

Pemerintah Qatar menegaskan pihaknya berhak sepenuhnya merespons serangan tersebut sesuai ketentuan hukum internasional. Respons akan dilakukan secara proporsional terhadap tingkat agresi, guna membela kedaulatan serta melindungi keamanan dan kepentingan nasional.

Meski demikian, Qatar menekankan selama ini pihaknya termasuk negara yang konsisten mendorong dialog dengan Iran. Penyelesaian perbedaan melalui jalur damai merupakan pendekatan terbaik untuk menghindari risiko eskalasi lebih luas di kawasan.

"Penargetan wilayah Qatar bertentangan dengan prinsip bertetangga baik dan tidak dapat diterima dengan dalih atau pembenaran apa pun," tulis pernyataan tersebut.

Pemerintah Qatar juga menegaskan, pihaknya selama ini berupaya menjauh dari konflik regional serta memfasilitasi dialog antara Iran dan komunitas internasional. Namun, penargetan ulang terhadap wilayahnya dinilai tidak mencerminkan iktikad baik dan mengancam fondasi kesepahaman yang menjadi dasar hubungan bilateral kedua negara.

Dalam pernyataan yang sama, Qatar turut mengecam pelanggaran kedaulatan terhadap Kuwait, Uni Emirat Arab, Yordania, dan Bahrain dalam agresi Iran. Doha menyatakan solidaritas penuh kepada negara-negara tersebut atas langkah-langkah yang mereka ambil untuk menjaga kedaulatan, keamanan, dan stabilitas masing-masing.

Menutup pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Qatar menyerukan penghentian segera seluruh tindakan eskalatif, kembali ke meja perundingan, serta memprioritaskan akal sehat dan kebijaksanaan.

"Prioritaskan upaya untuk mengatasi krisis dengan cara yang menjaga keamanan kawasan, melindungi kepentingan rakyat, dan mencegah meluasnya konfrontasi," tulis kementerian tersebut.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) sebelumnya tak hanya melancarkan serangan pembalasan ke Israel, tapi juga pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah. Awalnya ledakan terdengar di Bahrain. Pemerintah Bahrain mengonfirmasi markas besar Armada ke-5 Angkatan Laut AS menjadi sasaran serangan rudal Iran.

Sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengeluarkan peringatan darurat dan mendesak warga untuk menuju lokasi aman terdekat.

Qatar juga mengeluarkan peringatan kepada warga melalui ponsel, merekomendasikan semua orang tidak keluar rumah atau tetap berada di tempat terlindung, baik di rumah maupun tempat lain, serta menjauh dari pangkalan militer. Kementerian Pertahanan Qatar menyatakan satu rudal Iran dicegat menggunakan sistem pertahanan Patriot.

Ledakan keras juga dilaporkan terjadi di ibu kota UEA, Abu Dhabi. Selain itu seragan juga terjadi di di Kuwait. Sirene peringatan serangan udara diaktifkan di penjuru negara itu.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut