Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Pejalan Kaki di Jaksel Tewas Terlindas Bus Transjakarta
Advertisement . Scroll to see content

Ranjau Darat Taliban Meledak, 12 Warga Sipil Tewas

Senin, 09 Agustus 2021 - 15:22:00 WIB
Ranjau Darat Taliban Meledak, 12 Warga Sipil Tewas
Mobil yang dikendarai para korban terbakar setelah menginjak ranjau darat. (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

KABUL, iNews.id - Sebanyak 12 orang tewas akibat ledakan ranjau darat di Provinsi Paktia sebelah timur, Afghanistan. Pasukan Taliban diduga sengaja menyebar ranjau darat di jalan-jalan utama sebelum melarikan diri. 

Komando polisi di Paktia mengatakan, peristiwa ini terjadi di distrik Sayed Karam, yang berbatasan dengan wilayah suku Waziristan, Pakistan, Sabtu (7/8/2021) malam. Mobil yang dikendarai para korban tak sengaja melindas ranjau hingga akhirnya meledak.

Salah satu kerabat keluarga naas itu, Noor Jan, mengatakan korban terdiri atas tiga pria, tiga wanita, dan enam anak dari keluarganya tewas dalam insiden tragis itu.

“Taliban telah menanam bom di mana-mana. Ini nasib orang-orang seperti kami, yang melarikan diri ke tempat yang aman di mana pertempuran sedang berlangsung,” katanya seperti dilansir dari Anadolu.

Distrik Sayed Karam berhasil direbut kembali oleh pasukan pemerintah setelah sebelumnya sempat jatuh singkat ke tangan Taliban.

Kelompok militan tidak berkomentar mengenai insiden ini.

Misi Bantuan PBB di Afghanistan (UNAMA) menyalahkan Taliban untuk sebagian besar korban sipil. Dari data mereka, sebanyak 5.183 korban sipil menjadi korban. 

Sebanyak 1.659 tewas dan 3.524 lainnya terluka pada paruh pertama tahun ini. Jumlah ini meningkat 47 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

UNAMA juga menyatakan keprihatinan atas peningkatan korban sipil dalam serangan udara yang meningkat oleh pasukan Afghanistan di daerah perkotaan. 

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut