Ratu Elizabeth Akan Dimakamkan, Berikut Pemimpin Dunia yang Hadir dan Negara Tak Diundang
LONDON, iNews.id - Pemakaman kenegaraan Ratu Elizabeth II akan berlangsung pada Senin (19/9/2022) di London, Inggris. Sejumlah pemimpin dunia, baik kepala negara dan pemerintahan, serta pemimpin, putra mahkota dari negara menganut sistem monarki akan menghadirinya.
Beberapa pemimpin dunia yang sebelumnya sudah menyatakan kehadirannya adalah Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bersama Ibu Negara Jill Biden, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, PM Australia Anthony Albanese, dan PM Selandia Baru Jacinda Ardern.
Selain itu ada beberapa negara yang tak diundang karena tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Inggris serta alasan lain.
Berikut para pemimpin dunia yang akan hadir, sebagaimana data yang dikutip dari Reuters hingga Minggu (18/9/2022) malam:
Bukan Presiden Xi Jinping, Ini Pejabat China yang Bakal Hadir di Pemakaman Ratu Elizabeth II
Negara Monarki:
1. Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako dari Jepang
Antrean Capai 8 Km, Inggris Hentikan Sementara Pelayat Ratu Elizabeth
2. Raja Willem Alexander dan Ratu Maxima dari Belanda
3. Raja Felipe VI dan Ratu Letizia dari Spanyol
Balas Dendam, Inggris Larang Delegasi China Lihat Peti Ratu Elizabeth di Kompleks Parlemen
4. Raja Philip dan Ratu Mathilde dari Belgia
5. Ratu Margrethe II dari Denmark beserta pewaris takhta Pangeran Frederik dan Mary
Ratu Elizabeth II Dimakamkan 19 September, Peti Pangeran Philip Akan Diletakkan Berdampingan
6. Raja Carl XVI Gustaf dan Ratu Silvia dari Swedia
7. Raja Harald V dan Ratu Sonja dari Norwegia
8. Raja Bhutan Jigme Khesar Namgyel Wangchuck
9. Sultan Hassanal Bolkiah dari Brunei Darussalam
10. Raja Abdullah dari Yordania
11. Pangeran Turki bin Mohammed Al Saud dari Arab Saudi
12. Putra Mahkota Kerajaan Kuwait Syekh Meshal Al Ahmad Al Sabah
13. Raja Letsie III dari Lesoto
14. Pangeran Alois dari Liechtenstein
15. Grand Duke Luksemburg Henri
16. Sultan Abdullah dari Malaysia
17. Pangeran Albert II dari Maroko
18. Pangeran Moulay Hassan dari Monako
19. Sultan Haitham bin Tariq Al Said dari Oman
20. Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani
21. Presiden Uni Emirat Arab Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan
22. Raja Tupou VI dari Tonga
Pemimpin nasional...
Pemimpin Nasional:
1. Joe Biden dan Jill Biden, presiden dan ibu negara AS
2. Justin Trudeau, PM Kanada
3. Jair Bolsonaro, presiden Brasil
4. Paula-Mae Weekes, presiden Trinidad dan Tobago
5. Sandra Mason, presiden Barbados
6. Andrew Holness, PM Jamaika
7. Floyla Tzalam, gubernur jenderal Belize
8. Susan Dougan, gubernur jenderal St Vincent dan Grenadines
9. Emmanuel Macron, presiden Prancis
10. Frank-Walter Steinmeier, presiden Jerman
11. Sergio Mattarella, presiden Italia
12. Michael D Higgins, presiden Irlandia
13. Michael Martin, PM Irlandia
14. Marcelo Rebelo de Sousa, presiden Portugal
15. Alexander Van der Bellen, presiden Austria
16. Katalin Novak, presiden Hongaria
17. Andrzej Duda, presiden Polandia
18. Egils Levits, presiden Latvia
19. Gitanas Nauseda, presiden Lituania
20. Sauli Niinisto, presiden Finlandia
21. Katerina Sakellaropoulou, presiden Yunani
22. George Vella, presiden Malta
23. Nicos Anastasiades, presiden Siprus
24. Charles Michel, presiden Dewan Eropa
25. Ursula von der Leyen, presiden Komisi Eropa
26. Jens Stoltenberg, sekjen NATO
27. Mostafa Madbouly, PM Mesir
28. Isaac Herzog, presiden Israel
29. Mohammad Shtayyeh, PM Palestina
30. Cyril Ramaphosa, presiden Afrika Selatan
31. Yemi Osinbajo, wapres Nigeria
32. Nana Akufo-Addo, presiden Ghana
33. William Ruto, presiden Kenya
34. Ali Bongo, presiden Gabon
35. Abdel Fattah Al Burhan, pemimpin militer Sudan
36. Droupadi Murmu, presiden India
37. Wang Qishan, wapres China
38. Ranil Wickremesinghe, presiden Sri Lanka
39. Sheikh Hasina, PM Bangladesh
40 Jacinda Ardern, PM Selandia Baru
41. Anthony Albanese, PM Australia
42. Yoon Suk Yeol, presiden Korea Selatan
43. Halimah Yacob, presiden Singapura.
Korea Utara masuk dalam daftar undangan karena memiliki hubungan diplomatik. Namun Inggris dilaporkan tidak mengundang kepala negaranya, melainkan perwakilan duta besar.
Negara tak diundang...
Sementara negara-negara yang tak diundang adalah:
Tak memiliki hubungan diplomatik:
1. Suriah
2. Venezuela.
Dijatuhi sanksi:
1. Rusia
2. Belarusia
3. Myanmar.
Editor: Anton Suhartono