Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Badai Salju Dahsyat Terjang Jepang Tewaskan 30 Orang, Wanita Lansia Tertimbun 3 Meter
Advertisement . Scroll to see content

Rekor, 45.000 Orang Hadiri Perayaan Ultah Kaisar Akihito Ke-84

Sabtu, 23 Desember 2017 - 14:22:00 WIB
Rekor, 45.000 Orang Hadiri Perayaan Ultah Kaisar Akihito Ke-84
Akihito (tiga dari kiri) melambaikan tangan kepada massa yang berkumpul di Istana Kekaisaran Tokyo untuk merayakan hari ulang tahun kaisar ke-84 (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id – Perayaan ulang tahun Kaisar Akihito di Istana Kekaisaran Tokyo, Sabtu (23/12/2017), menjadi sejarah baru. Ini merupakan rekor terbesar perayaan hari lahir Akihito sejak dia menyandang mahkota kaisar 29 tahun lalu. Akihito genap berusia 84 tahun. Kaisar akan meletakkan jabatan pada 30 April 2019.

Di Jepang, ulang tahun kaisar ditetapkan sebagai hari libur nasional. Tak heran jika massa yang hadir sejak Sabtu pagi begitu besar. Bagian Rumah Tangga Kekaisaran Jepang menyebut jumlah warga yang hadir mencapai 45.900 orang. Mereka hadir untuk mendengarkan pidato Akihito.

"Pada hari ini kita menghadapi kedinginan, perhatian saya berikan kepada mereka yang menderita akibat angin topan dan hujan deras, sebagaimana para korban gempa dahsyat Jepang Timur yang hidupnya kini dalam kesulitan," kata Akihito, merujuk para gempa yang terjadi pada 2011, dikutip dari Reuters.

Semasa menjabat sebagai kaisar, Akihito memang kerap memberikan perhatian kepada para korban gempa 2011. Selain itu, dia juga menyinggung para korban Perang Dunia II, masa kekelaman Jepang setelah kalah dari sekutu yang ditandai dengan dijatuhkannya bom atom di Hiroshima dan Nagasaki. Dia meminta kepada rakyat Jepang untuk tidak melupakan kehororan perang.

Dalam pernyataannya, Akihito akan memanfaatkan sisa masa jabatannya untuk menyelesaikan tugas-tugas dan menyiapkan estafet kekaisaran kepada generasi penerus, Pangeran Naruhito.

Akihito mengajukan pengunduran diri sebagai kaisar pada tahun lalu karena alasan kesehatan. Akihito pernah menjalani operasi jantung dan menderita kanker prostat.

Parlemen Jepang menerima penguduran diri yang sangat langka dalam sejarah kekaisaran Jepang itu. Terakhir, kaisar Jepang meletakkan jabatannya pada 1817.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut