Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Garda Revolusi Iran Berjanji Bunuh Netanyahu: Akan Kami Buru!
Advertisement . Scroll to see content

Resolusi Gencatan Senjata di Gaza Diveto AS, Sekjen PBB: Saya Tak Akan Menyerah!

Minggu, 10 Desember 2023 - 16:50:00 WIB
Resolusi Gencatan Senjata di Gaza Diveto AS, Sekjen PBB: Saya Tak Akan Menyerah!
Antonio Guterres menegaskan tak akan menyerah untuk mengupayakan gencatan senjata kemanusiaan di Gaza (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

DOHA, iNews.id - Sekjen PBB Antonio Guterres menegaskan tak akan menyerah untuk mengupayakan gencatan senjata kemanusiaan di Jalur Gaza, Palestina. Upaya untuk meloloskan gencatan senjata melalui resolusi Dewan Keamanan PBB pada Jumat lalu gagal setelah diveto Amerika Serikat (AS).

“Saya mendesak Dewan Keamanan untuk menekan upaya, untuk menghindari bencana kemanusiaan dan saya menegaskan kembali seruan ini agar gencatan senjata kemanusiaan diumumkan. Sayangnya, Dewan Keamanan gagal melakukannya, namun tidak membuat hal ini menjadi tak penting. Saya tidak akan menyerah,” kata Guterres, dalam pidatonya di Forum Doha, Minggu (10/12/2023), dikutip dari Reuters.

Di kesempatan yang sama, Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan, pemeritahannya akan terus menekan Israel dan Hamas untuk menyepakati gencatan senjata, meski peluangnya semakin kecil.

Dia optimistis masih ada celah untuk gencatan senjata. Menurut Sheikh Mohammed, para sandera Israel maupun negara asing dibebaskan dari Gaza karena negosiasi, bukan akibat dari tekanan militer Israel.

Kepala badan PBB yang menangani pengungsi Palestina UNRWA Philippe Lazzarini menyebut Gaza seperti neraka.

“Tidak ada keraguan bahwa gencatan senjata kemanusiaan diperlukan jika kita ingin mengakhiri neraka di Gaza saat ini,” kata Lazzarini.

Gencatan senjata sebelumnya berlangsung selama 7 hari, berakhir pada 1 Desember lalu. Perinciannya gencatan senjata utama selama 4 hari kemudian diperpanjang dua kali, masing-masing 2 dan 1 hari. 

Sejak itu Israel membombamrdir Gaza semain brutal, termasuk ke Gaza Selatan. Ratusan warga Gaza meninggal setiap hari akibat pengeboman tentara Zionis.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut