Ribuan Orang di Kota Yangon Protes Kudeta Myanmar, Pendemo: Diktator Militer Gagal!
YANGON, iNews.id – Ribuan orang bergabung dalam aksi protes terhadap kudeta militer di kota terbesar Myanmar, Yangon, Sabtu (6/2/2021). Menurut saksi mata, aksi tersebut adalah demonstrasi jalanan terbesar yang berlangsung di Myanmar sejak kudeta Senin (1/2/2021) lalu.
“Diktator militer gagal! Gagal! Demokrasi menang! Menang!” teriak pengunjuk rasa, dilansir Reuters, hari ini.
Mereka menyerukan pembebasan pemimpin sipil terpilih, Aung San Suu Kyi, beserta para politikus lainnya yang telah ditahan sejak Angkatan Bersenjata Myanmar menggulingkan kekuasaan yang sah.
Sementara itu, penguasa bentukan junta militer juga memutus akses internet skala nasional (blackout) di Myanmar. Hal tersebut diungkapkan oleh NetBlocks Internet Observatory.
Militer Myanmar Tangkap 147 Pejabat, Anggota Parlemen dan Aktivis sejak Kudeta
Menurut kelompok pemantau internet global itu, data jaringan secara real time menunjukkan bahwa konektivitas di Myanmar turun 54 persen dari tingkat yang biasanya. Sejumlah saksi mata di Myanmar juga melaporkan adanya pemadaman layanan data seluler dan koneksi wifi secara besar-besaran di negeri mereka.
Infografis Myanmar Blokir Facebook, Instagram dan WhatsApp Pascakudeta
Tentara Myanmar menahan Aung San Suu Kyi beserta orang-orang kepercayaan dan pejabat lainnya. Militer menuduh telah terjadi kecurangan dalam pemilu yang dimenangkan partai Suu Kyi.
Kekuasaan pemerintahan di Myanmar pun telah diambil alih oleh panglima militer negara itu, Jenderal Min Aung Hlaing, yang kemudian memberlakukan keadaan darurat untuk satu tahun ke depan.
Editor: Ahmad Islamy Jamil