Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Menggemaskan! Kucing Ini Dilantik sebagai Kepala Stasiun di Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Roket Jepang Sukses Daratkan Robot di Asteroid untuk Teliti Tata Surya

Rabu, 03 Oktober 2018 - 14:29:00 WIB
Roket Jepang Sukses Daratkan Robot di Asteroid untuk Teliti Tata Surya
Robot MASCOT tampak kecil di permukaan asteroid Ryugu (Foto: JAXA/AFP)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Roket Jepang, Hayabusa2, berhasil mengirim robot pengamatan ke asteroid, Rabu (3/10/2018). Misi robot itu adalah mengungkap asal-usul tata surya.

Namun robot yang dikirim, Mobile Asteroid Surface Scout (MASCOT), bukan buatan Jepang, melainkan dari peneliti Prancis dan Jerman.

Robot diluncurkan dari Hayabusa2 dan berhasil mencapai permukaan asteroid Ryugu. MASCOT juga berhasil menjalin komunikasi dengan tim peneliti di bumi.

"Saya mendapati diri saya di sebuah tempat yang tidak ada di Bumi. Sebuah tempat yang penuh dengan keajaiban, misteri, dan bahaya. Saya mendarat di asteroid Ryugu," cuit MASCOT di akun Twitter MASCOT2018, seperti dikutip dari AFP.

MASCOT diharapkan dapat menjalani misi mengumpulkan berbagai data mengenai asteroid yang berjarak 300 juta kilometer dari Bumi itu.

"Sangat penting untuk mengumpulkan data dari permukaan asteroid,. Kami memiliki harapan besar bagi data ilmiah," kata manajer misi Hayabusa2, Makoto Yoshikawa, di Badan Eksplorasi Luar Angkasa Jepang (JAXA).

Sementara itu MASCOT berbentuk kotak dengan bobot 10 kilogram. Tubuhnya berisi banyak sensor. Kamera MASCOT dapat mengambil obyek gambar di berbagai panjang gelombang, memeriksa kandungan mineral menggunakan mikroskop, serta mengukur suhu permukaan dan medan magnet.

MASCOT diluncurkan 10 hari setelah Hayabusa2 melepas dua kendaraan mikro bernama MINERVA-II di Ryugu.

MINERVA-II bisa dibilang sebagai robot pengamatan bergerak pertama yang berhasil didaratkan di asteroid.

MINERVA-II tidak berjalan layaknya kendaraan, tapi bergerak dengan cara loncat. Ini memanfaatkan gravitasi rendah di permukaan Ryugu. Kendaraan akan bergerak sejauh 15 meter lalu berdiam selama 15 menit untuk mengamati kondisi fisik Ryugu menggunakan kamera dan sensor.

Sementara itu, robot MASCOT hanya akan lompat sekali lalu menetap selama misi berlangsung. Robot memanfaatkan sayap di sisi-sisinya.

MINERVA-II akan menjalankan misi selama beberapa bulan, sementara MASCOT hanya bisa bertahan 16 jam, sesuai dengan kemampuan baterainya.

Semua data akan ditransmisi ke Hayabusa2 sebelum robot-robot itu hancur.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut