Rudal Ukraina Dilaporkan Capai Luhansk, Lebih Jauh dari Jangkauan HIMARS Kiriman AS
LUHANSK, iNews.id – Para pejabat pro-Rusia di Wilayah Luhansk, Ukraina, pada Jumat (12/5/2023) menuduh pasukan Kiev menembakkan rudal ke sebuah kompleks industri di kota utama kawasan itu.
Kota tersebut berjarak sekitar 100 km di belakang garis depan pertempuran kedua pihak yang bertikai.
Video yang diunggah di media sosial menunjukkan, gumpalan besar asap hitam tebal mengepul di atas Kota Luhansk. Pihak berwenang setempat menyebut asap tersebut berasal dari fasilitas industri yang terkena dua rudal yang ditembakkan oleh Ukraina.
Karena kota itu terletak jauh dari posisi tempur pasukan Ukraina, serangan yang diduga memicu spekulasi di kalangan analis bahwa Ukraina dapat menggunakan rudal baru dengan jangkauan yang lebih jauh.
Nekat! Inggris Kirim Rudal Jelajah Jarak Jauh ke Ukraina
Kepala Wilayah Luhansk yang ditunjuk Rusia, Leonid Pasechnik mengatakan, serangan itu dilakukan untuk mengganggu perayaan Hari Republik setempat di kawasan itu.
Kantor berita Reuters tidak dapat memverifikasi klaim tersebut. Sampai berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Kiev terhadap serangan yang diklaim itu.
Rudal Rusia Sasar Pasukan Ukraina di Luhansk, Hancurkan Tentara dan Peralatan Militer
Stasiun televisi Ukraina, Suspilne Donbas melaporkan, ledakan di kota itu terjadi di distrik pusat dekat sebuah pabrik.
Presiden Zelensky Copot 3 Gubernur Ukraina, Termasuk Luhansk
Sementara otoritas daerah yang ditunjuk Rusia mengatakan, informasi awal menunjukkan tidak ada korban sipil. Mereka masih menyelidiki jenis senjata apa yang digunakan dalam serangan itu.
Kota Luhansk berada sekitar 30 km dari perbatasan Ukraina dengan Rusia dan 100 km dari garis depan pertempuran militer kedua negara. Posisi tersebut menempatkannya di luar jangkauan sebagian besar rudal jarak pendek, seperti HIMARS yang dipasok AS, yang sebagian besar telah digunakan Ukraina dalam konflik sejauh ini.
Editor: Ahmad Islamy Jamil