Rusia Akui Kemerdekaan 2 Wilayah Ukraina dan Kirim Pasukan, Begini Sikap China
BEIJING, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi mengungkapkan keprihatinan atas memburuknya situasi di Ukraina. Dia kembali menyerukan agar semua pihak menahan diri dan menyelesaikan krisis ini melalui dialog.
Pernyataan itu disampaikan Wang dalam percakapan telepon dengan Menlu AS Antony Blinken, Selasa (22/2/2022).
"Situasi di Ukraina memburuk. Sekali lagi, China meminta semua pihak untuk menahan diri," kata Wang kepada Blinken, dalam pernyataan yang disampaikan Kementerian Luar Negeri China, dikutip dari Reuters.
Wang menegaskan, isu keamanan dari setiap negara yang sah, di mana pun berada, harus dihormati.
Inggris Kembali Ingatkan Ukraina: Invasi Rusia Mungkin Terjadi Beberapa Jam Lagi
Sementara itu Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan, dalam percakapan itu Blinken menggarisbawahi perlunya menjaga kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina di tengah konflik Rusia.
Dia juga mengkawatirkan serangan Rusia ke Ukraina.
Konflik Rusia-Ukraina, Menlu Jerman: Presiden Putin, Tolong Jangan Main-main dengan Nyawa Manusia
"Agresi," kata Price.
Barat mengkhawatirkan akselerasi krisis di Ukraina bisa memicu perang. Pada Senin (21/2/2022), Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan Dontesk dan Luhansk yang berada di Ukraina seraya memerintahkan pengiriman pasukan ke kedua wilayah tersebut.
Meski demikian Rusia menyangkal akan menyerang Ukraina, kecuali NATO mau menolak rencana keanggotaan negara tetangganya itu serta ada beberapa persyaratan lain.
Kedutaan Besar China di Ukraina memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke daerah konflik. China tak meminta warganya meninggalkan negara itu di saat negara lain melakukannya.
"Kedutaan Besar China di Ukraina mengeluarkan peringatan kepada warga dan perusahaan untuk memperketat tindakan pencegahan keamanan," kata Juru Bicara Kemlu China, Wang Wenbin.
Kedubes memastikan kebutuhan makanan warganya di Ukraina akan dipenuhi sesuai waktu.
Editor: Anton Suhartono