Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ikrar Nusa Bhakti Sebut AS Justru Ingin Akhiri Perang, Bongkar Andil China untuk Iran
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Akui Kemerdekaan 2 Wilayah Ukraina dan Kirim Pasukan, Begini Sikap China

Selasa, 22 Februari 2022 - 16:26:00 WIB
Rusia Akui Kemerdekaan 2 Wilayah Ukraina dan Kirim Pasukan, Begini Sikap China
Wang Yi (kanan) menegaskan keprihatinan China atas krisis Ukraina (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi mengungkapkan keprihatinan atas memburuknya situasi di Ukraina. Dia kembali menyerukan agar semua pihak menahan diri dan menyelesaikan krisis ini melalui dialog.

Pernyataan itu disampaikan Wang dalam percakapan telepon dengan Menlu AS Antony Blinken, Selasa (22/2/2022).

"Situasi di Ukraina memburuk. Sekali lagi, China meminta semua pihak untuk menahan diri," kata Wang kepada Blinken, dalam pernyataan yang disampaikan Kementerian Luar Negeri China, dikutip dari Reuters.

Wang menegaskan, isu keamanan dari setiap negara yang sah, di mana pun berada, harus dihormati.

Sementara itu Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan, dalam percakapan itu Blinken menggarisbawahi perlunya menjaga kedaulatan dan integritas teritorial Ukraina di tengah konflik Rusia

Dia juga mengkawatirkan serangan Rusia ke Ukraina.

"Agresi," kata Price.

Barat mengkhawatirkan akselerasi krisis di Ukraina bisa memicu perang. Pada Senin (21/2/2022), Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan Dontesk dan Luhansk yang berada di Ukraina seraya memerintahkan pengiriman pasukan ke kedua wilayah tersebut.

Meski demikian Rusia menyangkal akan menyerang Ukraina, kecuali NATO mau menolak rencana keanggotaan negara tetangganya itu serta ada beberapa persyaratan lain.

Kedutaan Besar China di Ukraina memperingatkan warganya untuk tidak bepergian ke daerah konflik. China tak meminta warganya meninggalkan negara itu di saat negara lain melakukannya.

"Kedutaan Besar China di Ukraina mengeluarkan peringatan kepada warga dan perusahaan untuk memperketat tindakan pencegahan keamanan," kata Juru Bicara Kemlu China, Wang Wenbin.

Kedubes memastikan kebutuhan makanan warganya di Ukraina akan dipenuhi sesuai waktu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut