Rusia Bakal Tutup Organisasi Badan Yahudi, PM Israel Kirim Delegasi
TEL AVIV, iNews.id - Delegasi Israel berangkat ke Moskow, Rabu (27/7/2022), terkait kemungkinan penutupan organisasi Badan Yahudi cabang Rusia oleh pengadilan. Organisasi itu berperan memfasilitasi perpindahan penganut Yahudi Rusia ke Israel.
Pengadilan di Moskow pekan ini akan menentukan nasib Badan Yahudi atas tuduhan pelanggaran UU privasi. Pihak berwenang Rusia belum menjelaskan secara rinci mengenai pelanggaran yang dituduhkan terhadap Badan Yahudi. Diperkirakan hal itu akan diungkap dalam sidang di pengadilan pada Kamis besok.
Kantor Perdana Menteri Israel Yair Lapid mengatakan delegasi akan bertemu para pejabat Rusia.
"Berdasarkan koordinasi dengan pihak berwenang di Rusia, delegasi Israel akan berangkat ke Moskow malam ini dan mengadakan pertemuan dengan pihak-pihak terkait dengan sistem Rusia," bunyi pernyataan, dikutip dari Reuters.
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran di Israel akan berdampak pada hubungan dengan Rusia. Rusia merupakan negara dengan komunitas Yahudi yang besar. Selain itu Rusia punya pengaruh di Suriah, negara tetangga Israel.
Sejauh ini sekitar 600.000 warga Rusia penganut Yahudi memenuhi syarat untuk pindah ke Israel. Para pejabat mengatakan, jumlah penganut Yahudi di Rusia yang mendaftar untuk pindah meningkat, terutama sejak invasi ke Ukraina.
Lapid mengibaratkan penutupan Badan Yahudi oleh Rusia seperti kematian, seraya mengancam keputusan itu akan berdampak pada hubungan kedua negara.
Editor: Anton Suhartono