Rusia Sesalkan Negara Barat Selalu Ungkit Senjata Nuklir: Sangat Berbahaya!
LONDON, iNews.id - Rusia kembali mengecam retorika nuklir yang disampaikan negara Barat. Pernyataan soal nuklir terkait perang Ukraina yang marak disampaikan belakangan ini dianggap Kremlin sebagai sangat berbahaya dan provokasi.
"Kami menyampaikan penyesalan bahwa para pemimpin negara Barat, di Amerika Serikat dan Eropa, terlibat dalam retorika nuklir setiap hari," kata Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (12/10/2022).
"Kami menganggap ini sebagai praktik yang sangat berbahaya dan provokatif," kata Peskov.
Presiden Rusia Vladimir Putin pada 21 September lalu memperingatkan negara Barat, negaranya siap merespons dengan kemampuan yang ada demi membela kedaulatan teretorial. Putin saat itu juga menyinggung soal 'pemerasan nuklir'.
Zelensky Minta NATO Serang Rusia Pakai Nuklir, Begini Sindiran Pedas Menlu Lavrov
Setelah itu Presiden Amerika Serikat Joe Biden memperingatkan bahwa dunia menghadapi risiko terbesar nuklir atau disebutnya sebagai Armegadon, sejak Krisis Rudal Kuba pada 1962. Meski demikian Biden meragukan Putin akan menggunakan senjata nuklir taktis di Ukraina.
Sementara itu Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) melanjutkan latihan kesiapsiagaan nuklir "Steadfast Noon" yang digelar rutin setiap tahun. Latihan akan digelar mulai pekan depan.
Joe Biden Peringatkan Ancaman Nuklir dari Vladimir Putin, Singgung Armegadon
Angkatan udara (AU) dari negara-negara NATO mempraktikkan penggunaan bom nuklir milik AS yang ditempatkan di Eropa melalui latihan penerbangan, tanpa senjata sesungguhnya.
Editor: Anton Suhartono