Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Khamenei Tolak Syarat Trump soal Negosiasi Nuklir Iran
Advertisement . Scroll to see content

Rusia Tuduh Ukraina Kembangkan Bom Kotor Nuklir

Minggu, 06 Maret 2022 - 14:14:00 WIB
Rusia Tuduh Ukraina Kembangkan Bom Kotor Nuklir
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl di Ukraina. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

MOSKOW, iNews.id – Media Rusia pada Minggu (6/3/2022) ini melaporkan bahwa Ukraina nyaris mengembangkan senjata nuklir berupa bom kotor berbasis plutonium. Sayangnya, laporan itu mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, tanpa memaparkan bukti atas tuduhan tersebut.

Sejumlah kantor berita Rusia yakni TASS, RIA, dan Interfax mengklaim laporan itu mengutip “perwakilan dari badan yang berkompeten” di negara itu. Ketiganya mengatakan, Ukraina sedang mengembangkan senjata nuklir di Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl yang telah hancur dan ditutup pada 2000.

Sementrara itu, Pemerintah Ukraina menegaskan tidak memiliki rencana untuk bergabung kembali dengan klub nuklir, setelah mereka menyerahkan senjata nuklirnya pada 1994 menyusul runtuhnya Uni Soviet.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan tentaranya untuk menginvasi Ukraina pada 24 Februari lalu. Tujuan operasi tersebut untuk “demiliterisasi” dan “denazifikasi” negara tetangganya yang pro-Barat itu, di samping mencegah Kiev bergabung dengan NATO.

Negara-negara Barat, yang menolak dalih Rusia itu, menanggapinya dengan menjatuhkan sanksi keras terhadap Moskow. Mereka juga mengerahkan militer berat dan bantuan lainnya ke Kiev.

Sesaat sebelum invasi, Putin mengatakan dalam pidatonya bahwa Ukraina menggunakan ilmu pengetahuan yang didapat semasa Uni Soviet berkuasa untuk membuat senjata nuklir sendiri. Menurut Putin, ini sama saja dengan persiapan Kiev untuk melakukanserangan ke Rusia.

Namun, dia tidak mengutip bukti apa pun untuk klaimnya tersebut.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut