Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kondisi Terkini Jepang usai Gempa M 7,4 Berpotensi Tsunami 3 Meter, Ini Fotonya!
Advertisement . Scroll to see content

Satset! PM Jepang Langsung Respons Gempa M 7,4 Berpotensi Tsunami

Senin, 20 April 2026 - 16:16:00 WIB
Satset! PM Jepang Langsung Respons Gempa M 7,4 Berpotensi Tsunami
PM Jepang Sanae Takaichi langsung respons gempa M 7,4 berpotensi tsunami 3 meter. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Perdana Menteri (PM) Jepang memberikan pernyataan resmi menanggapi gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,4 yang mengguncang lepas pantai Sanriku pada Senin (20/4/2026) sore. Dalam keterangannya, dia menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah darurat tertinggi untuk menangani dampak bencana dan potensi tsunami.

Mengacu pada pernyataan resminya di X, Sanae Takaichi menyampaikan bahwa segera setelah guncangan hebat terasa pada pukul 16:53 waktu setempat, pemerintah Jepang langsung mengaktifkan 'Ruang Kontak Kantor Perdana Menteri' di bawah naungan Pusat Manajemen Krisis Kantor PM.

"Pemerintah berkomitmen penuh untuk melakukan respons cepat, termasuk memantau situasi kerusakan, melaksanakan tindakan darurat bencana seperti operasi pencarian dan penyelamatan nyawa, serta memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu kepada publik," ungkap PM Jepang, dikutip Senin (20/4/2026).

Menanggapi dikeluarkannya peringatan tsunami untuk wilayah Prefektur Iwate, pesisir Pasifik Hokkaido, dan pesisir Pasifik Aomori, PM memberikan instruksi tegas bagi penduduk setempat. Beliau mendesak warga di zona peringatan tsunami untuk:

- Segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

- Menuju gedung-gedung evakuasi yang telah ditetapkan.

- Mencari lokasi yang lebih aman guna menghindari risiko gelombang tsunami.

Hingga saat ini, pihak Kantor Perdana Menteri telah menerima laporan awal mengenai dampak guncangan yang mencapai skala intensitas seismik 5 di Prefektur Aomori.

"Saat ini kami telah menerima laporan bahwa 'kerusakan manusia dan material sedang dikonfirmasi'. Mulai saat ini, kami akan menerima laporan lebih mendalam dan segera mengambil langkah penanggulangan bencana yang diperlukan," lanjutnya dalam pernyataan tersebut.

Pemerintah Jepang memastikan seluruh instansi terkait, mulai dari pemadam kebakaran, kepolisian, hingga Pasukan Bela Diri (SDF), telah disiagakan untuk terjun ke lokasi jika ditemukan kerusakan signifikan atau korban yang memerlukan bantuan medis segera.

Otoritas Jepang mengingatkan bahwa situasi masih berkembang. Warga diharapkan untuk tidak kembali ke area pesisir hingga peringatan tsunami dicabut sepenuhnya dan terus memantau pembaruan informasi resmi dari pemerintah melalui siaran darurat.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut