Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Kontroversial, Perang Saudara Masih Berkecamuk
Advertisement . Scroll to see content

AS Sebut Ada Potensi Serangan di 3 Kota Myanmar, Inggris, Kanada dan Australia Juga Keluarkan Peringatan

Kamis, 26 September 2019 - 16:47:00 WIB
AS Sebut Ada Potensi Serangan di 3 Kota Myanmar, Inggris, Kanada dan Australia Juga Keluarkan Peringatan
Ilustrasi militer Myanmar. (FOTO: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

NAYPYIDAW, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan potensi serangan di tiga kota besar di Myanmar, Kamis (26/9/2019). Dua dari dugaan tiga serangan itu disebut terjadi pada Oktober mendatang.

"Tingkatkan kewaspadaan Anda, terutama saat berinteraksi dengan pasukan keamanan dan di fasilitas pemerintah," demikian pernyataan Kedutaan Besar AS di Myanmar, melalui situs web resminya, seperti dilaporkan Anadolu, Kamis (26/9/2019).

"Pasukan keamanan Myanmar sedang menyelidiki laporan tentang potensi serangan di Naypyidaw, pada 26 September, 16 Oktober, dan 26 Oktober, dan di Nay Pyi Taw, Yangon, dan Mandalay dalam beberapa bulan mendatang," lanjut pernyataan AS.

Peringatan itu juga berisi imbauan bagi warga untuk terus memantau media lokal. Inggris, Kanada, dan Australia juga mengeluarkan peringatan serupa.

Sebelumnya diberitakan, Kedutaan Besar AS di Myanmar mengendus adanya potensi serangan di beberapa kota besar Myanmar dalam beberapa waktu mendatang.

Menurut The Straits Times, tiga kota yang kemungkinan menjadi target serangan yakni Naypyidaw, Yangon, dan Mandalay.

Tak diketahui dari mana serangan ini berasal, namun Myanmar merupakan negara yang memiliki gejolak separatisme tinggi di beberapa wilayah, selain menjadi sorotan terkait pembantaian etnis Rohingya di Rakhine.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut