Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Peringatkan AS Tak Serang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Sedih, Warga Sipil Ukraina Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat

Minggu, 03 April 2022 - 15:26:00 WIB
Sedih, Warga Sipil Ukraina Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat
Warga sipil Ukraina ditemukan tewas dengan tangan terikat. (Foto: reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.id - Warga sipil Ukraina ditemukan tewas dengan tangan terikat. Korban bukan anggota militer dan tak bersenjata. 

Kabar sedih ini disampaikan, penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, Mikhail Podolyak, Sabtu (2/4/2022) malam. Korban ditemukan di Provinsi Bucha dekat Kiev. 

“Bucha, wilayah Kiev. Mayat orang-orang dengan tangan terikat, yang ditembak mati oleh tentara Rusia tergeletak di jalan-jalan,” tulis Podolyak di Twitter.

Dia menambahkan, para korban tak tak menimbulkan ancaman sehingga tak layak diperlakukan demikian.

"Berapa banyak lagi kasus seperti itu yang terjadi sekarang di wilayah pendudukan?,” katanya.

Dia menekankan kepada dunia, yang dibutuhkan Ukraina saat ini adalah senjata untuk melindungi warga sipil.

“Kami tidak meminta simpati, suka, dan jelas tidak meminta untuk bertarung dengan Rusia untuk kami. Kami hanya meminta satu hal: beri kami senjata agar kami dapat melindungi warga sipil," katannya.

Perang Rusia melawan Ukraina, yang dimulai 24 Februari, telah mendapat kemarahan internasional. Uni Eropa, AS, dan Inggris dan sejumlah negara menerapkan sanksi keuangan yang keras terhadap Moskow.

Menurut perkiraan PBB, setidaknya 1.325 warga sipil telah tewas di Ukraina dan 2.017 terluka. Jumalh sebenarnya dikhawatirkan jauh lebih tinggi.

Menurut badan pengungsi PBB, lebih dari 4,1 juta warga Ukraina juga telah melarikan diri ke negara lain. Jutaan lainnya mengungsi di dalam negeri.

Editor: Umaya Khusniah

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut