Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Misterius Guncang Fasilitas Militer Rahasia AS di Nevada, Uji Coba Senjata Nuklir?
Advertisement . Scroll to see content

Sejumlah Agen FBI Diduga Nikmati Layanan Seks PSK saat Dinas di Luar Negeri

Kamis, 16 Desember 2021 - 17:20:00 WIB
Sejumlah Agen FBI Diduga Nikmati Layanan Seks PSK saat Dinas di Luar Negeri
Logo FBI (ilustrasi). (Foto: Ist.)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON DC, iNews.id – Enam agen FBI diselidiki karena berbagai pelanggaran, mulai dari dugaan menikmati layanan seks PSK, hingga penyelundupan narkotika saat dinas di luar negeri. Hal itu diungkapkan oleh Departemen Kehakiman AS, baru-baru ini.

CNN melansir, Kantor Inspektorat Jenderal (OIG) Departemen Kehakiman AS pada Selasa (14/12/2021) lalu merilis laporan investigasi yang menyebutkan bahwa empat anggota FBI meminta, mendapatkan, dan menerima layanan seks dari para pelacur saat bertugas di negara asing. Namun, para tersangka berbohong tentang hal itu.

Sementara itu, tersangka kelima juga diduga meminta layanan seks komersial di luar negeri. Adapun tersangka keenam mengetahui tentang dugaan pelanggaran rekan-rekannya itu, namun tidak melaporkannya kepada instansi berwenang.

Menurut laporan investigasi tersebut, tindakan yang diduga dilakukan oleh keenam anggota FBI—yang tidak disebutkan namanya—itu telah melanggar kebijakan Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan FBI.

Menurut hasil penyelidikan, selama proses pemeriksaan, empat anggota FBI yang pertama disebutkan di atas tidak jujur mengenai interaksi mereka dengan para pelacur serta pelanggaran lain yang mereka lakukan.

Satu tersangka membuat pernyataan palsu dalam interogasi paksa dan pemeriksaan poligraf paksa yang melanggar hukum federal. “Pejabat itu menyangkal telah melakukan hubungan seks dengan seorang pelacur,” kata Kantor Inspektorat Jenderal Departemen Kehakiman AS.

Selain itu, salah satu anggota FBI juga diduga memberi pejabat lain paket berisi sekitar 100 “pil putih” (narkoba) untuk dibawa ke petugas penegak hukum asing.

Juru Bicara Kantor Inspektorat Jenderal Departemen Kehakiman AS, Stephanie Logan mengatakan, saat ini tidak ada lagi informasi tambahan untuk dibagikan kepada publik tentang penyelidikan para anggota FBI itu.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut