Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konflik dengan AS Memanas, Iran Tegaskan Pegang Kendali Penuh Selat Hormuz
Advertisement . Scroll to see content

Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders Mundur

Jumat, 14 Juni 2019 - 09:02:00 WIB
Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Sanders Mundur
Sekretaris [pers Gedung Putih Sarah Sanders. (FOTO: AFP/Getty Images)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders akan meninggalkan pemerintahan pada akhir Juni. Trump mendesak Sanders untuk mencalonkan diri sebagai gubernur Arkansas.

"Setelah 3 setengah tahun, Sarah Huckabee Sanders kami yang luar biasa akan meninggalkan Gedung Putih pada akhir bulan dan pulang ke Negara Bagian Arkansas," kata Trump, di akun Twitternya, seperti dilaporkan Financial Times, Jumat (14/6/2019).

"Dia adalah orang yang sangat istimewa dengan bakat luar biasa, yang telah melakukan pekerjaan luar biasa! Saya harap dia memutuskan untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Arkansas," sambungnya.

Trump tidak menyebutkan siapa sosok yang akan menggantikan putri mantan gubernur Arkansas Mike Huckabee tersebut. Sanders sendiri sudah menjadi penasihat media Trump selama kampanye presiden dan diangkat sebagai wakil sekretaris pers Gedung Putih pada Januari 2017.

Dia kemudian ditunjuk untuk menggantikan Sean Spicer sebagai sekretaris pers enam bulan kemudian.

Di Gedung Putih yang dikenal karena pertikaian berat, Sanders menonjol sebagai salah satu pembantu presiden paling setia dan tepercaya. Selama dua tahun sebagai sekretaris pers, dia tidak pernah secara terbuka dirongrong atau ditegur oleh Trump - posisi yang hampir unik di antara para pejabat tinggi dan penasihat lainnya.

Sementara dia mengalahkan sebagian besar pembantu utama yang memasuki Gedung Putih dengan Trump, kepergiannya menggarisbawahi apa yang menjadi pergantian pejabat tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk setiap pemerintahan dalam sejarah modern.

Sanders (36) merupakan perempuan ketiga yang bertugas sebagai sekretaris pers Gedung Putih. Dia menjadi wajah publik pemerintahan setelah Spicer mengundurkan diri dan diikuti pemecatan Anthony Scaramucci sebagai direktur komunikasi setelah hanya 11 hari bekerja.

Namun masa jabatannya ditandai dengan kontroversi terus-menerus, merujuk pada kebijakan Trump.

Sebelum bergabung dengan tim kampanye Trump, Sanders menjabat sebagai manajer kampanye presiden untuk ayahnya, sampai akhirnya dia keluar.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut