Senator AS Akan Makzulkan Menhan Pete Hegseth terkait Perang Iran
WASHINGTON, iNews.id - Anggota Senat Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Yassamin Ansari memulai proses pemakzulan Menteri Pertahanan Pete Hegseth terkait penanganan perang Iran.
Para senator Demokrat sebelumnya menyoroti sikap Hegseth yang secara terang-terangan menganggap enteng penggunaan kekuatan militer.
"Hanya Kongres yang punya kekuasaan untuk menyatakan perang, bukan presiden yang nakal atau antek-anteknya," kata perempuan keturunan Iran itu, dikutip seperti dikutip dari portal berita Axois, Selasa (7/4/2026).
Sang Muslimah menambahkan, keputusan Hegseth untuk menyerang Iran hingga membahayakan nyawa personel militer AS serta tindakan kejahatan perang yang berulang, termasuk pengeboman SD perempuan di Minab, Iran, serta penghancuran infrastruktur sipil secara sengaja, menjadi alasan untuk memberhentikannya dari jabatan.
Iran: AS Sudah Putus Asa, Mulai Membual
Ansari akan memulai proses pemakzulan pekan depan.
Intelijen AS: Rudal dan Drone Iran Masih Jadi Ancaman Menakutkan di Timur Tengah meski Terus Dibom
AS bersama Israel menyerang Iran sejak 28 Februari, menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Serangan paling parah terhadap warga sipil menargetkan SD perempuan, menewaskan sedikitnya 160 siswi.
Iran membalas dengan menyerang Israel serta pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Awalnya, AS dan Israel mengklaim serangannya sebagai tindakan pencegahan dalam melawan ancaman program nuklir Iran, Namun tujuan itu bergeser menjadi penggulingan rezim di Iran.
Editor: Anton Suhartono