Senator AS: Trump Kalah Perang Lawan Iran
WASHINGTON, iNews.id - Kritik terhadap kebijakan perang melawan Iran pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus mengalir deras. Kali ini datang dari politisi yang juga senator Partai Demokrat, Chris Murphy.
Murphy mengatakan Trump telah kalah dalam perang melawan Iran. Berlarut-larutnya perang, lanjut dia, justru semakin melemahkan AS, sebaliknya membuat Iran lebih kuat.
“Amerika lebih lemah, Iran lebih kuat,” kata Murphy, dalam wawancara dengan NBC, dikutip Selasa (11/8/2026).
Bukan hanya itu, Murphy menyebut posisi AS semakin tidak diuntungkan. Dia khawatir Trump terpaksa mendukung hasil negosiasi yang merugikan AS demi mengakhiri perang dan membuka kembali Selat Hormuz.
Semakin lama Selat Hormuz dibuka karena negosiasi belum membuahkan hasil, ongkos yang harus ditanggung warga AS terus meningkat.
“Perang harus diakhiri karena setiap hari berlanjut, Amerika semakin lemah, Iran semakin kuat, dan warga AS dirugikan karena harga terus naik,” kata Murphy.
Dia akan menentang usulan anggaran tambahan untuk melanjutkan perang, meski mendukung pengisian kembali amunisi setelah konflik berakhir.
Para pejabat Iran memberi syarat kepada AS agar Selat Hormuz dibuka, yakni meembayar ganti rugi perang, mencabut sanksi, dan penghentian operasi militer.
Editor: Anton Suhartono