Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Rusia Heran Negara-Negara Arab Kutuk Iran, tapi Abaikan Serangan AS-Israel
Advertisement . Scroll to see content

Seorang Tentara Rusia Disidang atas Tuduhan Pemerkosaan Perempuan Ukraina saat Perang

Kamis, 23 Juni 2022 - 17:16:00 WIB
Seorang Tentara Rusia Disidang atas Tuduhan Pemerkosaan Perempuan Ukraina saat Perang
Seorang pasukan Rusia disidang atas tuduhan memerkosa perempuan Ukraina (Ilustrasi, Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

KIEV, iNews.id - Ukraina kembali menggelar sidang kejahatan perang kali ini dengan terdakwa seorang tentara Rusia, Mikhail Romanov (32). Dia menjalani sidang pendahuluan atas tuduhan memerkosa seorang perempuan Ukraina berusia 33 tahun, Kamis (23/6/2022). Namun sidang terhadap Romanov digelar secara in absentia karena yang bersangkutan belum ditangkap. 

Romanov juga dituduh membunuh seorang warga sipil yang tak lain suami dari perempuan yang diperkosa. Disebutkan dalam dokumen pengadilan, Romanov membunuh korban bernama Oleksiy di Kiev pada 9 Maret kemudian memerkosa istrinya beberapa kali.

Kementerian Pertahanan Rusia belum mengomentari sidang terhadap Romanov namun sebelumnya membantah tentaranya melakukan kejahatan perang.

Disebutkan dalam dokumen pengadilan, Romanov dan seorang rekannya menembak mati Oleksiy di rumahnya di Bohdanivka, Kiev. Dia kemudian memerkosa perempuan berusia 33 tahun itu.  Kedua tentara itu pergi namun datang lagi dua kali untuk kembali memerkosa korban. Status hukum rekan Romanov belum ditentukan.

Belum jelas siapa pembela Romanov yang akan dihadirkan dalam sidang tersebut.

Sementara itu seorang jaksa penuntut yang menangani tuduhan pemerkosaan oleh tentara Rusia mengatakan sejauh ini ada 50 kasus yang sedang diselidiki. Namun dia yakin jumlah kasus kekerasan seksual oleh tentara Rusia selama invasi ke Ukraina jauh lebih tinggi.

Para pejabat, aktivis, serta dokter mengatakan banyak korban yang takut atau tidak mau melapor ke polisi. Alasannya mereka takut mendapat pembalasan dari pasukan Rusia. Selain itu mereka khawatir dengan stigma dari para tetangga.

Ukraina sedang menyelidiki ribuan potensi kejahatan perang oleh tentara Rusia yang dilakukan selama invasi.  Sebelumnya Ukraina menyidang dua pasukan Rusia atas tuduhan membunuh warga sipil. 

Jaksa Agung Ukraina Iryna Venediktova mengatakan sebagian besar tersangka sudah pulang ke Rusia, namun beberapa sudah ditangkap sebagai tahanan perang.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut