Serangan Israel Tewaskan 2 Lagi Tokoh Senior Jihad Islam, Total 5 Orang
GAZA, iNews.id - Serangan Israel membunuh kepala pasukan roket Jihad Islam dan wakilnya. Sementara itu, serangan roket salvo lintas-perbatasan Palestina menyebabkan kematian pertama di Israel.
"Kami berada di puncak kampanye, baik ofensif maupun defensif. Siapa pun yang datang untuk menyakiti kita - darahnya hangus," kata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pernyataan rekaman video yang dikeluarkan selama kunjungan ke pangkalan udara.
Kematian Ali Ghali dan Ahmed Abu Daqqa menambah jumlah tokoh senior Jihad Islam dukungan Iran yang tewas. Kini, total tokoh senior yang tewas dalam serangan Israel sejak Selasa (8/5/2023) menjadi lima orang.
Dua pria bersenjata dari kelompok itu juga tewas dalam serangan terpisah pada hari Kamis (11/5/2023). Identitas dua pria yang tewas di tempat lain tidak diketahui pasti. Empat perempuan dan enam anak juga dilaporkan tewas.
Pertama Kali, Israel Gunakan Sistem Pertahanan David Sling Tangkis Ratusan Roket Gaza
Jihad Islam, kelompok bersenjata terbesar kedua di Gaza setelah Hamas yang berkuasa, terus menembakkan roket.
"Kami tidak akan mundur dan pembunuhan hanya akan membuat kami lebih kuat. Balas dendam kami berlanjut," kata mereka dalam sebuah pernyataan.
PBB Kutuk Pembantaian Warga Sipil di Gaza oleh Militer Israel
Ratusan roket yang diluncurkan telah memicu sirene di sepanjang utara Tel Aviv. Juru bicara militer israel, Laksamana Muda Daniel Hagari memerintahkan sekitar 1,5 juta warga Israel atau 16 persen dari populasi diperintahkan mencari tempat perlindungan.
Militer Israel menyatakan sistem pencegat Iron Dome dan David's Sling telah menembak jatuh 96 persen roket yang masuk. Salah satu roket itu menghantam sebuah bangunan tempat tinggal di Rehovot pada hari Kamis.
AS Tegaskan Dukungan ke Israel, meski Serangan Militer Zionis di Gaza Bantai Warga Sipil
Petugas medis mengatakan seorang pria tua Israel tewas. Dia menjadi orang pertama Israel yang tewas dalam putaran terakhir pertempuran. Lima orang lainnya dilaporkan luka.
Setelah lebih dari satu tahun bangkitnya kekerasan Israel-Palestina yang telah menewaskan lebih dari 140 warga Palestina dan setidaknya 19 warga Israel dan orang asing sejak Januari, eskalasi terbaru ini memicu seruan internasional untuk gencatan senjata.
PBB Kutuk Serangan Militer Israel yang Bunuh Banyak Warga Sipil di Gaza
Editor: Umaya Khusniah