Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS
Advertisement . Scroll to see content

Sering Bermusuhan dengan India, China Tetap Ucapkan Selamat atas Kemenangan Narendra Modi

Rabu, 05 Juni 2024 - 16:26:00 WIB
Sering Bermusuhan dengan India, China Tetap Ucapkan Selamat atas Kemenangan Narendra Modi
Jubir Kemlu China, Mao Ning. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

BEIJING, iNews.id - China pada hari ini mengucapkan selamat kepada Perdana Menteri India, Narendra Modi, atas kemenangannya dalam pemilu tahun ini. Beijing pun menyatakan siap bekerja sama dengan negeri tetangganya itu.

Kedua negara kerap saling tuduh mencoba merebut wilayah di sepanjang garis perbatasan tidak resmi mereka, yang dikenal sebagai Garis Kendali Aktual (Line of Actual Control). Tak hanya itu, tentara-tentara Beijing dan New Delhi juga beberapa kali terlibat bentrok di daerah perbatasan itu.

“Hubungan China-India yang sehat dan stabil merupakan kepentingan bersama kedua belah pihak dan juga kondusif bagi perdamaian dan pembangunan di kawasan dan dunia,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, pada konferensi pers rutin, Rabu (5/6/2024), seperti dikutip AFP.

“Pihak China ingin mengucapkan selamat kepada partai BJP pimpinan Modi dan Aliansi Demokratik Nasionalnya,” kata diplomat perempuan itu lagi.

Selasa kemarin, Modi mendeklarasikan kemenangan koalisinya, Aliansi Demokratik Nasional (NDA), dalam Pemilu India 2024. Ini menjadi kemenangan kali ketiga bagi koalisi tersebut sejak Pemilu 2014.

Kendati demikian, partai berkuasa Bharatiya Janata Party (BJP) yang dipimpin Modi mengalami penurunan jumlah perolehan suara yang signifikan. BJP tak bisa lagi membentuk pemerintahan sendiri pada pemilu 2024 karena peroleh kursi di parlemen masih di bawah angka yang dipersyaratkan. Dua partai koalisi pemerintah yang juga mendukung Modi pada pemerintahan sebelumnya, Telugu Desam Party (TDP) dan Janata Dal (United), menegaskan tetap solid untuk mendukung Modi pada periode mendatang.

Penurunan capaian BJP tersebut di luar prediksi banyak orang. Pasalnya, pada dua pemilu sebelumnya (2014 dan 2019), BJP mampu meraih mayoritas tunggal di DPR India.

Dengan kemenangan sederhana di pemilu mali ini, BJP mau tak mau harus berkoalisi dengan partai lain hingga memiliki jumlah suara yang cukup demi membentuk pemerintahan yang juga mengantarkan Modi kembali ke pucuk pemerintahan. Para analis menilai, Modi menghadapi prospek masa jabatan ketiga yang jauh lebih sulit dari perkiraan setelah partainya gagal memperoleh mayoritas untuk pertama kalinya sejak meraih kekuasaan satu dekade lalu.

“China siap bekerja sama dengan India untuk mendorong perkembangan hubungan kedua negara yang sehat dan stabil, demi kepentingan mendasar kedua negara dan masyarakat, dengan memperhatikan gambaran besar dan pandangan ke masa depan,” kata Mao Ning.

New Delhi mewaspadai meningkatnya keagresifan militer China di utara India. Perselisihan terkait perbatasan kedua negara raksasa Asia itu--yang panjangnya mencapai 3.500 kilometer--telah menjadi sumber ketegangan yang tiada henti.

China mengklaim seluruh Negara Bagian Arunachal Pradesh di timur laut India, menganggapnya sebagai bagian dari Tibet. China dan India juga terlibat dalam perang perbatasan skala penuh pada 1962.

Bentrokan perbatasan

Bentrokan pada 2020 di sepanjang perbatasan yang memisahkan Tibet dengan Negara Bagian Ladakh di India menyebabkan memburuknya hubungan Beijing-New Delhi secara tajam. Kedua belah pihak bahkan mengirimkan bala bantuan militer secara besar-besaran ke daerah tersebut.

Pada September 2022, barulah masing-masing pihak mulai menarik kembali tentaranya dari titik konflik utama di dekat lokasi insiden bentrokan 2020. Keputusan itu diambil setelah kedua negara melewati belasan putaran perundingan militer tingkat tinggi.

New Delhi juga prihatin atas meningkatnya kehadiran Beijing di Samudra Hindia, dan memandang perairan luas itu sebagai wilayah pengaruhnya. India dan Amerika Serikat adalah anggota Quad, sebuah aliansi keamanan yang berfokus pada Indo-Pasifik dan bertujuan untuk menjadi penyeimbang terhadap meningkatnya kekuatan militer dan ekonomi China di kawasan tersebut.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut