Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Maskapai Bertumbangan Imbas Perang Timteng, Giliran Vietnam dan Myanmar Pangkas Penerbangan
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

DANANG, iNews.id - Terhitung sejak berakhirnya perang Vietnam pada 30 April 1975, kapal induk Amerika Serikat (AS) belum pernah ke negara itu.

Pecah telur, salah satu kapal induk kebanggaan Angkatan Laut (AL) AS, USS Carl Vinson, berlabuh di Pelabuhan Danang, Vietnam, Senin (5/3/2018), setelah 43 tahun lalu. Sebelumnya, AS pernah mengirim kapal perang ke Vietnam, namun untuk kapal induk baru kali ini.

Kota Danang yang menjadi tempat berlabuh kapal raksasa ini dulunya merupakan pangkalan utama AS semasa perang Vietnam.

Maksud dari kunjungan USS Carl Vinson ke Vietnam untuk mempererat hubungan antara kedua negara dalam bidang militer.

Dibangun pada 1982, USS Carl Vinson merupakan kapal induk Nimitz berbahan bakar nuklir, dan sanggup menampung setidaknya 90 pesawat tempur.

Rencananya, USS Carl Vinson akan berlabuh selama 5 hari, sebelum kembali melanjutkan misi berlayar.

Seperti dilansir BBC, kerja sama antara AS dan Vietnam masih dalam pengembangan dan masih sangat terbatas.

Hanya saja, sejumlah pengamat menilai kunjungan AL AS ke Vietnam secara tidak langsung memberi sinyal kepada China yang saat ini menguasai wilayah Laut China Selatan. Meski demikian, pemerintahan AS menegaskan sikap netralnya terkait sengketa di Laut China Selatan.

Selain itu, China yang merupakan negara superpower di wilayah tersebut merupakan rekan dagang utama Vietnam, sehingga kunjungan ini seolah menyampaikan pesan 'khusus'.

Laut China Selatan menjadi rebutan beberapa negara, seperti Filipina dan Vietnam, namun secara tidak langsung China merasa paling berhak atas pulau-pulau di dalamnya, termasuk perairan Laut China Selatan sendiri.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut