Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden
Advertisement . Scroll to see content

Setelah Washington DC, Trump Bakal Obok-Obok Chicago dan New York

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 07:49:00 WIB
Setelah Washington DC, Trump Bakal Obok-Obok Chicago dan New York
Donald Trump akan mengincar Kota Chicago dan New York sebagai target pembenahan berikutnya (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengincar Kota Chicago dan New York sebagai target pembenahan berikutnya. Sebelumnya Trump mengerahkan ratusan pasukan Garda Nasional ke Washington DC untuk memerangi kriminalitas dan gelandangan.

"Jadi, saya kira Chicago akan menjadi target kami berikutnya. Kemudian kami akan membantu New York," kata Trump, di Gedung Putih, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (23/8/2025). 

Dia menegaskan tujuannya adalah membuat kota-kota di AS menjadi nyaman tanpa kejahatan dan tunawisma yang memenuhi jalan dan taman-taman kota.

Trump lalu menuduh Wali Kota Chicago yang berasal dari Parti Demokrat tidak becus dalam membenahi wilayahnya sehingga terpaksa mengintervensinya.

"Chicago berantakan. Anda memiliki wali kota yang tidak kompeten, sangat tidak kompeten, dan kami akan membereskannya, mungkin selanjutnya. Ini sebenarnya mudah," tuturnya.

Dia kemudian melayangkan perhatian kepada San Francisco yang juga dianggapnya berantakan.

"Chicago dan San Francisco, dua kota terhebat di dunia. Sekarang, lihat apa yang telah dilakukan Partai Demokrat terhadap San Francisco. Mereka telah menghancurkannya," katanya.

Trump berbangga dengan keputusannya mengambil alih keamanan dan ketertiban di Washington DC. Menurut Trump, kebijakan itu berhasil mengurangi kejahatan, bahkan tak ada kasus pembunuhan dalam seminggu yang disebutnya sebagai keajaiban. sekaligus 

Sebelumnya Trump mengumumkan "darurat kejahatan" di Washington DC disertai mengambil alih Departemen Kepolisian Metropolitan di bawah kendali pemerintah federal. Trump mengerahkan 800 personel Garda Nasional untuk berpatroli di jalan-jalan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut