Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Fineshield, Proteksi Jam Tangan Mewah dengan Teknologi Jerman
Advertisement . Scroll to see content

Siswa Sekolah Menengah di Jerman Keluhkan Ujian Matematika Terlalu 'Sulit'

Selasa, 21 Mei 2019 - 07:26:00 WIB
Siswa Sekolah Menengah di Jerman Keluhkan Ujian Matematika Terlalu 'Sulit'
Ilustrasi siswa di Jerman.
Advertisement . Scroll to see content

BERLIN, iNews.id - Puluhan ribu siswa sekolah menengah di Jerman menandatangani petisi soal ujian akhir sekolah mata pelajaran matematika dibuat lebih mudah. Petisi tersebut ditandatangani oleh lebih dari 60.000 siswa di sembilan negara bagian di Jerman, termasuk Bayern.

Mereka menuntut penguji untuk melonggarkan kriteria penilaian ujian matematika tahun ini.
"Ujian tahun 2016 sangatlah sulit, tahun 2017 masih bisa dikerjakan, 2018 lebih mudah. Namun, ujian tahun ini terdapat pertanyaan yang bahkan belum pernah kami lihat sebelumnya,'' kata salah satu penyelenggara petisi, seperti dilaporkan Deutsche Welle.

Menurut kantor berita DPA, penilaian ujian hari Jumat lalu mencakup analisis matematika, geometri, dan perhitungan probabilitas.Setiap negara bagian di Jerman menyusun ujian akhir matematikanya masing-masing, yang terdiri dari soal yang dibuat oleh pendidik dan kumpulan soal nasional.

Udo Beckmann, ketua Asosiasi Pendidikan Jerman (VBE), menyebutkan bahwa para penguji dapat melonggarkan kriteria penilaian ujian akhir tahun ini jika kritik dari siswa benar adanya.

"Kita tunggu dan lihat dulu bagaimana hasilnya," kata Heinz-Peter Meidinger, presiden Asosiasi Guru di Jerman, saat diwawancarai oleh surat kabar Rhein-Neckar-Zeitung.

Dia menampik bahwa kritik tersebut masih terlalu prematur.

Ujian matematika merupakan bagian dari ujian akhir sekolah menengah, atau Abitur, yang wajib diikuti oleh seluruh siswa di Jerman. Sulitnya tes matematika pada 2016 juga menuai kritikan dan keluhan dari siswa di negara bagian Niedersachsen, sehingga para pendidiknya harus mendiskusikan adanya penyesuaian kriteria penilaian.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut