Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh, Pilot Perkosa Pramugari di Hotel saat Transit
Advertisement . Scroll to see content

Siswi di India Hamil Setelah Diperkosa 4 Teman Sekelas

Rabu, 19 September 2018 - 14:39:00 WIB
Siswi di India Hamil Setelah Diperkosa 4 Teman Sekelas
Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: Shutterstock)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Seorang siswi berusia 16 tahun di India hamil setelah diduga diperkosa oleh empat teman sekelasnya. Staf sekolah meminta gadis itu tutup mulut dan menyuruhnya menggugurkan kandungannya.

Gadis malang yang identitasnya dirahasiakan itu merupakan siswi sekolah asrama di Dehradun, India. Dia diduga diserang oleh empat teman sekelas laki-laki berusia 17 tahun pada 14 Agustus 2018.

Dilaporkan Mirror, Rabu (19/9/2018), keempat pelaku menjebak siswi itu dengan memintanya ke sebuah ruang penyimpanan, dengan alasan membantu persiapan acara sekolah. Saat itulah mereka menyerang dan memerkosa korban bergiliran.

Korban melaporkan hal tersebut kepada pihak sekolah. Namun, seorang anggota staf memintanya tutup mulut.

Lima anggota staf sekolah dituduh gagal melaporkan kasus itu ke pihak kepolisian. Parahnya, mereka mencoba menggugurkan bayi itu dengan memberikan minuman yang dicampur dengan obat-obatan kepada korban.

Siswi yang tinggal di asrama di sekolah itu akhirnya menceritakan apa yang di alami kepada saudara kandungnya, sebelum akhirnya jatuh sakit.

Polisi menerima laporan itu sekitar sebulan kemudian.

"Manajemen sekolah mencoba untuk menekan kasus ini. Gadis itu mengatakan dia melaporkan kasus itu kepada ayah (staf sekolah) pada hari yang sama, tetapi mereka berusaha melarangnya untuk melaporkan (ke polisi)," kata pejabat kepolisian, Ashok Kumar, kepada NDTV.

"Setelah sebulan, kejahatan itu diketahui polisi."

Direktur sekolah, kepala sekolah, petugas administrasi, istrinya, serta staf semuan asrama ditangkap bersama dengan empat pelaku.

Penangkapan dilakukan setelah pejabat dari Komite Kesejahteraan Anak pergi ke sekolah asrama untuk meminta pernyataan dari korban.

Kasus tersebut memicu perdebatan di negara bagian India tentang keamanan anak-anak di sekolah.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut