Siswi SMP Jadi Budak Seks Gurunya Selama 2 Tahun
BANGKOK, iNews.id – Pemerkosaan terhadap seorang siswi SMP yang dilakukan oleh gurunya di Buri Ram, Thailand, terungkap. Selama dua tahun, remaja malang itu harus melayani gurunya yang saat ini berusia 57 tahun.
Kasus ini terungkap setelah rekaman percakapan telepon antara siswi dan pelaku diketahui oleh sang ibu. Rekaman itu lalu dirilis oleh keluarga korban pada Rabu 28 Februari 2018, setelah kelakuan bejat pelaku terungkap polisi.
Isi percakapan dalam rekaman itu adalah rencana mengatur pertemuan untuk melakukan hubungan seksual. Di situ juga terungkap, pelaku mengancam akan menyebar video adegan seks mereka ke media sosial jika korban menolak berhubungan.
Pelaku pertama kali memerkosa korban di sekolahan di Distrik Nang Rong, Buri Ram, pada 2016. Saat itu korban masih berusia 12 tahun.
Korban takut melaporkan apa yang dialaminya ke pihak sekolah dan keluarga karena ancaman itu.
Setelah hampir 2 tahun, ibu korban curiga ada perubahan perilaku pada anaknya, namun remaja itu tak mau terbuka. Hingga akhirnya rekaman percakapan di telepon itu terbongkar.
Pada 12 Februari, ibu korban melaporkan kasus ini ke kepolisian Nang Rong. Selanjutnya, polisi mengikuti korban yang hendak menemui pelaku di sebauh resort. Di situlah dia dibekuk, dalam kondisi hanya mengenakan anduk.
Akibat perbuatannya, pelaku dikeluarkan dari sekolah sambil menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan kepolisian dan Kementerian Pendidikan.
"Saya akan melawan sampai akhir untuk menyeretnya ke pengadilan," kata ibu korban, dikutip dari The Star, Kamis 1 Maret 2018.
Kasus pelecehan seksual di institusi pendidikan Thailand terbilang tinggi. Pusat krisis yang dibentuk pemerintah menangani korban pelecehan dari 879 sekolah selama periode 2013-2017. Dari kasus itu, 168 guru terbukti melecehkan muridnya.
Editor: Anton Suhartono