Stres Rumahnya Hancur karena Banjir, Pria di India Gantung Diri
NEW DELHI, iNews.id - Banjir di Negara Bagian Kerala, India, telah merenggut lebih dari 420 nyawa. Banjir melanda sejak Juni lalu, menggenangi ratusan ribu rumah warga.
Hingga saat ini, sekitar 1,34 juta warga Kerala mengungsi di sekitar 3.300 kamp pengungsi yang tersebar di penjuru negara bagian.
Pemerintah menyebut dari ratusan ribu rumah yang terendam, 50.000 di antaranya tersapu banjir. Selain itu 10.000 kilomter jalan rusak atau hancur.
Musibah ini juga memengaruhi kondisi psikologis warga. Seorang pria 68 tahun yang rumahnya rusak berat diterjang banjir mengalami stres hingga memutuskan mengakhiri hidup.
Jasa pria bernama Kunjappan itu ditemukan dalam kondisi tergantung di dalam rumahnya, Rabu (22/8/2018).
Kunjappan dan keluarganya mengungsi sejak pekan lalu atau saat air mulai masuk ke rumah mereka di Kothad. Pada Selasa lalu dia kembali untuk melihat kondisi rumahnya.
Keluarga, seperti dikutip dari The Indian Express, Kamis (23/8/2018) menyatakan, Kunjappan sempat terpukul melihat kondisi rumah. Dia juga mengatakan tidak akan kembali ke pengungsian karena ingin membersihkan rumah.
Ini bukan kasus pertama korban banjir di Kerala bunuh diri. Seorang mahasiswa berusia 19 tahun di Karanthur, Kozhikode, mengkahiri hidup karena mendapati ijazah SMA-nya hancur.
Editor: Anton Suhartono