Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang
Advertisement . Scroll to see content

Suhu Capai 40 Derajat Celsius, 8 Warga Jepang Tewas dalam Sehari

Kamis, 19 Juli 2018 - 10:45:00 WIB
Suhu Capai 40 Derajat Celsius, 8 Warga Jepang Tewas dalam Sehari
Suhu panas mendera Tokyo (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Delapan orang tewas di Jepang, Rabu (18/7/2018), akibat gelombang panas. Selain itu, ribuan orang lainnya dibawa ke rumah sakit. Suhu di Prefektur Gifu bahkan menembus 40 derajat Celsius.

Ini merupakan gelombang panas terparah yang mendera Jepang sejak lima tahun terakhir. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan temperatur ekstrem masih akan berlangsung hingga hari ini.

Pada Rabu, temperatur mencapai 40,7 derajat Celsius di Kota Tajimi, Gifu. Sementara di Kota Mino mencapai 40,6 derajat. Pada Agustus 2013, suhu terpanas di Jepang tercatat 41 derajat yakni di Prefektur Kochi.

Delapan korban tewas berasal dari delapan prefektur. Umumnya para korban sudah berusia lanjut, seperti pria 91 tahun di Kota Sakaiminato, Prefeftur Tottori. Selain itu, hampir 2.400 orang dilarikan ke rumah sakit akibat heat stroke dan kelelahan.

Pada Selasa (17/7), enam orang tewas, termasuk anak laki-laki berusia enam tahun di Prefektur Aichi. Mulanya dia pingsan setelah mengikuti pelajaran selama dua jam di luar kelas, lalu meninggal.

Korban yang dibawa ke rumah sakit terbanyak berada di Prefektur Osaka yakni 752 orang, diikuti Tokyo dan Aichi, masing-masing 704 dan Aichi 687 orang.

Tiga prefektur lain yang diterkang gelombang panas terparah adalah Okayama, Hiroshima, dan Ehime. Sepanjang Rabu kemarin, 140 orang dibawa ke rumah sakit. Suhu di tiga prefektur itu mencapai 36,1 smpai 36,6 derajat Celsius.

Di Osaka, petugas pemadam kebakaran terpaksa mengevakuasi sembilan siswi ke rumah sakit pada pukul 13.00 waktu setempat setelah mendapat telepon dari sekolah. Tiga di antaranya mengalami kondisi serius. Pada pukul 14.00, suhu di Osaka mencapai 38 derajat Celsius.

Sementara itu dinas pemadam kebakaran Tokyo menerima 2.900 panggilan telepon pada Selasa. Ini merupakan rekor panggilan tertinggi dalam sehari sejak tahun 1936.

Berdasarkan data awal Badan Manajemen Bencana dan Kebakaran Jepang, sepanjang pekan lalu, 12 orang tewas dan 9.956 orang dilarikan ke rumah sakit. Sebanyak 46 persen di antaranya berusia di atas 65 tahun. Dari angka itu, sebanyak 190 di antaranya harus dirawat hingga lebih dari tiga pekan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut