Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS
Advertisement . Scroll to see content

Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:20:00 WIB
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Perang melawan Iran berdampak besar terhadap tingkat popularitas PM Israel Benjamin Netanyahu (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perang melawan Iran tampaknya berdampak besar terhadap tingkat popularitas Perdana Menteri IsraelBenjamin Netanyahu. Hasil survei terbaru menunjukkan semakin banyak warga Israel yang kehilangan kepercayaan terhadap sang pemimpin setelah konflik tersebut berakhir.

Survei yang dilakukan Universitas Ibrani Yerusalem dan dirilis surat kabar The Times of Israel pada Minggu (21/6/2026) mengungkap dukungan terhadap Netanyahu sebagai perdana menteri anjlok menjadi 29,4 persen. Angka itu turun tajam dibandingkan survei pada Maret lalu yang masih mencapai 40,5 persen.

Penurunan dukungan tersebut sejalan dengan buruknya penilaian publik terhadap kinerja Netanyahu selama perang. Sebanyak 56,4 persen responden menyebut kepemimpinannya dalam konflik melawan Iran sebagai "gagal" atau "buruk". Sebaliknya, hanya 26,5 persen yang memberikan penilaian positif.

Mayoritas warga Israel juga tidak percaya pada klaim Netanyahu mengenai hasil perang. Sebanyak 72,5 persen responden menolak pernyataannya bahwa Israel memperoleh keuntungan signifikan dan berhasil menghilangkan ancaman eksistensial dari Iran.

Bahkan, 92,1 persen responden meyakini Iran sebagai pihak yang memenangkan perang. Sementara itu, 82,9 persen menilai konflik tersebut justru melemahkan keamanan Israel dalam jangka panjang.

Hasil survei juga menunjukkan 87,8 persen responden yakin Israel gagal mencapai tujuan yang ingin diraih dalam perang atau hanya berhasil memenuhi sebagian target yang ditetapkan.

Pengambilan sampel survei dilakukan pada 17 hingga 20 Juni dengan melibatkan 3.644 responden.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut