Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prancis Rusuh Lagi! Ratusan Ribu Demonstran Bentrok dengan Polisi di Unjuk Rasa Pekan Ke-3
Advertisement . Scroll to see content

Tabrakan 2 Kereta Cepat Tewaskan 69 Orang, Menhub Spanyol Mundur

Rabu, 04 November 2026 - 06:18:00 WIB
Tabrakan 2 Kereta Cepat Tewaskan 69 Orang, Menhub Spanyol Mundur
Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente mengundurkan diri terkait tabrakan dua kereta cepat di Provinsi Tuledo pada 28 Oktober (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

MADRID, iNews.id - Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente mengundurkan diri terkait tabrakan dua kereta cepat di Provinsi Tuledo pada 28 Oktober lalu. Kecelakaan kereta paling mematikan sepanjang sejarah Eropa modern iti merenggut setidaknya 69 nyawa dan masih banyak korban luka dalam kondisi kritis.

Puente mengumumkan keputusannya untuk mundur di hadapan Kongres, Selasa (4/11/2026) malam, saat memberikan penjelasan mengenai kronologi kecelakaan yang terjadi di dekat Kota Urda itu.

"Seorang menteri perhubungan di negara seperti Spanyol tidak bisa tetap menjabat setelah dua kecelakaan serius seperti ini terjadi dalam kurun waktu kurang dari setahun," ujarnya, merujuk pada kecelakaan di Andalusia pada Januari lalu.

Dalam kesempatan itu, Puente juga memaparkan langkah-langkah baru keselamatan perkeretaapian sekaligus menghadapi pertanyaan tajam dari kubu oposisi.

Dia mengaku telah memutuskan untuk mundur setelah kecelakaan pekan lalu, namun belum mengumumkannya ke publik.

Bukan hanya itu, dia juga memutuskan tak akan mengikuti pemilihan anggota legislatif pada akhir tahun ini.

Puente berada di bawah tekanan yang terus meningkat pasca-kecelakaan. Partai-partai oposisi serta beberapa sekutu pemerintah mendesaknya untuk meletakkan jabatan.

Tragedi terbaru di Urda terjadi ketika kereta cepat milik perusahaan pemerintah, Renfe, menabrak bagian belakang kereta lain milik  perusahaan swasta, Iryo, yang sedang berhenti.

Rekaman audio yang bocorl tak lama setelah kecelakaan mengungkap percakapan antara masinis kereta dan pusat kendali.

Tiga rekaman percakapan antara pusat kendali di Madrid dan dua masinis kereta mengindikasikan salah satu kereta cepat diberi izin untuk melaju, padahal terdapat kereta lain yang sedang berhenti di jalur yang sama, sekitar 25 km di depan.

Perdana Menteri Pedro Sánchez menegaskan bahwa pihak berwenang akan mengusut tuntas setiap detail dari tragedi ini.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut