TAIPEI, iNews.id - Gempa berkekuatan magnitudo 5,9 mengguncang Taiwan, Kamis (8/8/2019) dan menewaskan satu orang. Gempa juga menyebabkan pemadaman listrik yang memengaruhi lebih dari 10.000 rumah.
Guncangan terasa hingga ke seberang pulau, gedung-gedung tinggi di Taipei turut bergoyang ketika gempa melanda pantai timur laut saat dini hari. Guncangan juga membuat warga yang tidur terbangun dan berusaha menyelamatkan diri.
Presiden Iran Perintahkan Timnya Buka Pembicaraan Baru dengan AS
Menurut Badan Pemadam Kebakaran Nasional, seorang perempuan berusia 60 tahun tewas di luar ibu kota akibat tertimpa lemari saat gempa.
Lebih dari 10.000 rumah di sekitar kawasan Taipei dan Yilan kehilangan daya listrik, sementara otoritas kereta api menangguhkan beberapa layanan kereta api di Yilan yang memengaruhi ribuan penumpang.
Taiwan Diguncang Gempa Magnitudo 5,9
"Kami akan terus memantau jika ada dampak gabungan dari gempa susulan gempa dan topan yang mendekat," kata Presiden Tsai Ing-wen, seperti dilaporkan AFP.
Pascagempa, Taiwan kini bersiap menghadapi topan Lekima, yang diperkirakan menerjang pulau itu disertai angin kencang dan hujan lebat hingga Jumat besok.
Menurut laporan Reuters, lebih dari 1.500 orang dipindahkan ke tempat yang aman, kebanyakan dari mereka turis di pulau-pulau di lepas pantai.
Pasukan turut dikerahkan di beberapa daerah di tengah kekhawatiran munculnya banjir.
Badai itu akan berlanjut ke China, mendekati Kota Shanghai di akhir pekan.
Topan secara teratur menghantam Taiwan, China, Filipina, dan Jepang pada paruh kedua tahun ini.
Taiwan terletak di dekat persimpangan dua lempeng tektonik dan secara teratur dilanda gempa.
Pada April, gempa berkekuatan M 6,1 melanda timur Hualien, mengganggu lalu lintas dan melukai 17 orang.
Getaran terburuk Taiwan dalam beberapa dekade terakhir adalah gempa berkekuatan 7,6 pada 1999 yang menewaskan sekitar 2.400 orang.
Editor: Nathania Riris Michico
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku