Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terbakar, Kapal Induk AS USS Gerald Ford Terpaksa Mundur Lebih Awal dari Perang Iran
Advertisement . Scroll to see content

Tak Kasih Ampun! Iran Hujani Israel dengan Bom Klaster Balas Kematian Ali Larijani

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:46:00 WIB
Tak Kasih Ampun! Iran Hujani Israel dengan Bom Klaster Balas Kematian Ali Larijani
Iran menggempur Israel habis-habisan sebagai pembalasan atas terbunuhnya Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani (Foto: The Telegraph)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran menggempur Israel habis-habisan sebagai pembalasan atas terbunuhnya Kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Ali Larijani, Rabu (18/3/2026) dini hari.

Korps Garda Revolusi Islam Iram (IRGC) menembakkan bom kluster ke berbagai wilayah Israel. Serangan itu menggunakan rudal multi-hulu ledak yang lebih mudah menghindari sistem pertahanan. Akibatnya, dua orang tewas di daerah Ramat Gan, dekat Tel Aviv.

Serpihan yang berjatuhan juga melukai beberapa orang lainnya serta menyebabkan kerusakan bangunan yang parah, termasuk stasiun kereta Tel Aviv.

IRGC menyatakan serangan itu merupakan pembalasan atas kematian Ali Larijani dan para sahabatnya.

Jurnalis Al Jazeera Nida Ibrahim yang melaporkan dari Ramallah, Tepi Barat, menggambarkan serangan itu sebagai malam yang paling sulit di Israel. Serangan bom klaster menyebabkan banyak kerusakan.

Korban tewas adalah pasangan suami istri berusia 70 tahunan. Mereka memiliki ruang aman di rumah namun tidak sempat mencapainya. Tewasnya paangan itu menimbulkan kekhawatiran bahwa sirene peringatan serangan udara Israel tidak aktif dengan cepat sehingga tak memberi cukup waktu bagi orang-orang untuk menyelamatkan diri.

Iran kemudian melancarkan gelombang serangan rudal lainnya di Israel tengah pada Rabu pagi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut