Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Abaikan Trump, Para Pejabat Israel Serukan Pendudukan Gaza secara Permanen
Advertisement . Scroll to see content

Tak Takut Israel, Kapal-Kapal Freedom Flotilla Kembali Berlayar Menuju Gaza

Sabtu, 04 Oktober 2025 - 06:51:00 WIB
Tak Takut Israel, Kapal-Kapal Freedom Flotilla Kembali Berlayar Menuju Gaza
Lebih dari 10 kapal Freedom Flotilla Coalition (FFC) memulai misi baru menembus blokade Israel di Gaza (Foto: Anadolu)
Advertisement . Scroll to see content

ANKARA, iNews.id - Upaya kelompok-kelompok sipil internasional untuk menembus blokade Israel guna mengirim bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza tidak ada habisnya. Setelah Israel menangkap seluruh armada Global Sumud Flotilla (GSF), terdiri atas sekitar 50 kapal dan 500 lebih aktivis dari seluruh dunia, kini Freedom Flotilla Coalition (FFC) yang diinisiasi Turki, memulai misi yang baru.

Ini merupakan misi FFC kedua menuju Gaza setelah pada Juni lalu juga dicegat oleh pasukan Israel. Saat itu, aktivis Swedia Greta Thunberg juga ikut dalam misi.

Perwakilan FFC mengatakan, kapal-kapal armada kebebasan telah berangkat dan diperkirakan mencapai perbatasan Gaza dalam 3 atau 4 hari.

"Semoga, dalam 3 atau 4 hari ke depan, kami akan mencapai perbatasan Gaza untuk memasuki perairan teritorial Gaza, menembus blokade ini dan menunjukkan solidaritas kami terhadap saudara-saudari kita di Sumud Flotilla," ujar Behesti Ismail Songur, perwailan FFC, kepada Anadolu, dikutip Sabtu (4/10/2025).

Menurut Songur, FFC, dipimpin oleh kapal Vicdan, terdiri atas 11 armada. Mereka membawa seratusan praktisi kesehatan ternama dunia, dokter, perawat, jurnalis, serta tiga anggota parlemen Turki.

Dia menegaskan, misi FFC kali ini fokus untuk memasok kebutuhan medis bagi warga Gaza.

Misi FFC akan berlangsung sampai akhir, menembus blokade Israel yang disebut tidak manusiawi serta membuka jalan bagi kapal-kapal lain yang membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.

“Sebenarnya ada pesan mendalam di sini yang perlu dipahami. Setelah 7 Oktober, kami mempersiapkan dan meluncurkan kapal Vicdan. Segera setelah itu, kami meluncurkan kapal Madleen, kemudian Hanzala," katanya.

Songur memuji perjuangan ratusan aktivis GSF yang ditangkap oleh Israel seraya menegaskan ada hal yang harus dipahami Israel. Perjuangan untuk menembus Gaza tak akan ada habisnya, bahkan lebih banyak lagi aktivis internasional yang akan bergabung.

"Sekeras apa pun mereka berusaha menghalangi armada-armada ini, mereka akan terus bertambah. Kemarahan sipil ini, kemarahan yang beralasan ini, akan mencapai perbatasan Palestina dan mematahkan blokade," ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut