Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ini Isi Surat Megawati untuk Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Advertisement . Scroll to see content

Tegas, Menlu Iran: Tak Ada Gencatan Senjata dan Negosiasi dengan AS!

Senin, 16 Maret 2026 - 05:57:00 WIB
Tegas, Menlu Iran: Tak Ada Gencatan Senjata dan Negosiasi dengan AS!
Abbas Araghchi menegaskan Iran akan mempertahankan diri selama yang diperlukan serta tidak akan memohon gencatan senjata atau negosiasi (Foto: ISNA)
Advertisement . Scroll to see content

TEHERAN, iNews.id - Iran bertekad mempertahankan diri selama yang diperlukan serta tidak akan memohon gencatan senjata atau negosiasi apa pun dengan Amerika Serikat (AS). 

Pernyataan yang disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi tersebut sekaligus membantah ucapan Presiden AS Donald Trump yang menyebutkan Iran menginginkan negosiasi.

"Kami tidak pernah meminta gencatan senjata, dan kami bahkan tidak pernah meminta negosiasi. Kami siap mempertahankan diri selama diperlukan," katanya, dalam wawancara dengan CBS News, dikutip Senin (16/3/2026).

Araghchi  juga memperingatkan bahwa AS tidak akan menang dalam perang melawan Iran dengan serangan-serangannya, meski telah membunuh Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Namun, dalam kesempatan terpisah, dia mengatakan Iran menyambut baik setiap inisiatif di kawasan yang mengarah pada penyelesaian konflik di Timur Tengah secara adil.

"Saat ini belum ada inisiatif khusus untuk mengakhiri perang. Kami akan menyambut baik setiap inisiatif regional yang mengarah pada penyelesaian perang secara adil," kata Araghchi.

Presiden Masoud Pezeshkian pada Jumat pekan lalu mengatakan Iran akan mempertimbangkan setiap inisiatif dari negara-negara Islam yang bertujuan untuk memperkuat persatuan regional, memulihkan stabilitas, keamanan, dan perdamaian di Timur Tengah.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut