Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo: Peluang Akhiri Penderitaan Rakyat Gaza
Advertisement . Scroll to see content

Teken Piagam Dewan Perdamaian Gaza, Trump Peringatkan Hamas Letakkan Senjata

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:57:00 WIB
Teken Piagam Dewan Perdamaian Gaza, Trump Peringatkan Hamas Letakkan Senjata
Donald Trump menegaskan konflik di Gaza berada di ambang akhir terkait penandantangan Piagam Dewan Perdamaian Gaza (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

DAVOS, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan konflik di Jalur Gaza berada di ambang akhir terkait penandantangan Piagam Dewan Perdamaian Gaza. Dalam momentum tersebut, Trump juga memperingatkan Hamas agar segera meletakkan senjata jika ingin masa depan Gaza tetap ada.

Pernyataan itu disampaikan Trump saat seremoni penandatanganan piagam di sela Forum Ekonomi Dunia (WEF) Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). 

Dalam kesempatan tersebut, Trump secara terbuka mendesak Hamas untuk menyerahkan senjata sesuai dengan 20 poin rencana perdamaian Gaza yang dirancang oleh pemerintahannya. Dia bahkan melontarkan ancaman keras jika Hamas menolak memenuhi tuntutan tersebut.

“Jika kewajiban itu tidak dipenuhi, maka itu berarti akhir bagi Hamas,” kata Trump.

Lebih lanjut, Trump menegaskan komitmennya untuk mendorong demiliterisasi Jalur Gaza. Wilayah tersebut ke depan akan dikelola oleh pemerintahan yang layak dan bertanggung jawab demi menjamin stabilitas jangka panjang.

Tak hanya soal keamanan, Trump juga berjanji proses pemulihan Gaza akan dilakukan secara bertahap untuk mengatasi kehancuran masif akibat perang. 

Menurut dia, rekonstruksi dan pemerintahan sipil yang kuat menjadi kunci agar konflik serupa tidak kembali terulang.

Perang berkepanjangan di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 71.000 orang, harus segera diakhiri.

“Dan tentu saja, perang di Gaza benar-benar akan segera berakhir,” ujar Trump.

Penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian Gaza menandai dimulainya fase kedua gencatan senjata. Sebelumnya, tahap pertama penghentian permusuhan telah berlaku sejak 10 Oktober 2025, meski militer Israel masih kerap melancarkan serangan di tengah masa gencatan.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut