Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Bantah Serang Bandara Kuwait: Rudal Patriot AS yang Error, Hantam Terminal Penumpang
Advertisement . Scroll to see content

Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang

Kamis, 04 Juni 2026 - 09:31:00 WIB
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Perang melawan Iran membuat Bandara Internasional Ben Gurion, Israel, praktis dikuasai aktivitas pesawat militer AS (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perang melawan Iran membuat Bandara Internasional Ben Gurion di dekat Tel Aviv, Israel, praktis dikuasai aktivitas pesawat militer Amerika Serikat (AS). Akibatnya, bandara utama Israel tersebut diperkirakan kehilangan hingga 18 juta penumpang tahun ini dan mengalami kerugian mencapai 700 juta shekel atau sekitar Rp4,4 triliun dalam dua bulan terakhir.

Puluhan pesawat militer AS menjadikan Bandara Ben Gurion sebagai lokasi parkir dan pusat aktivitas sejak pecahnya perang dengan Iran pada Februari lalu. Kondisi itu membuat operasional penerbangan sipil terganggu parah dan kapasitas bandara merosot drastis.

Direktur Jenderal Otoritas Bandara Israel, Sharon Kedmi, mengatakan Bandara Ben Gurion saat ini hanya mampu beroperasi sekitar sepertiga dari kapasitas normalnya. Pesawat-pesawat Angkatan Udara AS, terutama pesawat tanker dan jet tempur, terus parkir dan melakukan aktivitas di bandara tersebut.

“Kami hanya memanfaatkan sepertiga dari kapasitas operasional bandara,” kata Kedmi.

Menurut dia, sekitar 70 persen aktivitas bandara dibatasi karena ruang dan sumber daya yang digunakan untuk mendukung operasi militer AS. Jika kondisi ini terus berlanjut, kerugian yang dialami bandara dapat membengkak hingga miliaran dolar.

Otoritas Bandara Israel juga bersiap mengumumkan tambahan pembatalan penerbangan dalam beberapa hari ke depan. Situasi tersebut semakin memperburuk prospek industri penerbangan Israel yang sudah terpukul akibat konflik berkepanjangan.

Selain itu, sejumlah maskapai asing diperkirakan belum akan kembali beroperasi ke Israel dalam waktu dekat karena kondisi keamanan yang belum stabil.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut