Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Netanyahu dan Trump Dilaporkan Bahas Kemungkinan Serangan Jilid 2 ke Iran
Advertisement . Scroll to see content

Telan Biaya Rp1,3 Triliun, AS Tunda Parade Militer hingga 2019

Jumat, 17 Agustus 2018 - 11:53:00 WIB
Telan Biaya Rp1,3 Triliun, AS Tunda Parade Militer hingga 2019
AS menggelar parade militer besar pada 1991, saat pasukan merayakan kemenangan dalam Perang Teluk. (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Para pejabat pertahanan Amerika Serikat (AS) menunda parade militer hingga 2019. Parade ini tadinya akan digelar pada Hari Veteran di jalan-jalan di Washington DC.

Parade militer awalnya dirancang untuk memperingati 100 tahun berakhirnya Perang Dunia I dan untuk menghormati para veteran. Namun pejabat Pentagon mengatakan perhelatan itu ditunda setidaknya selama setahun.

Angka sementara yang dirilis Pentagon menyatakan acara itu diperkirakan menelan biaya 90 juta dolar AS atau sekitar Rp1,2 triliun, tiga kali lebih besar perkiraan awal. Hal ini diduga menjadi pemicu acara tersebut urung digelar.

Presiden Donald Trump meminta parade militer setelah melihat acara Bastille Day Prancis pada 2017. Trump meyatakan ketertarikannya menggelar acara serupa.

"Kementerian Pertahanan dan Gedung Putih kini setuju untuk mengeksplorasi peluang (parade militer) pada 2019," kata Juru Bicara Pentagon, Rob Manning, seperti dilaporkan BBC, Jumat (17/8/2018).

Sebelumnya pada Kamis (16/8/2018), seorang pejabat AS mengatakan perkiraan perencanaan untuk parade menggelembung hingga 92 juta dolar AS atau sekitar Rp1,3 triliun.

Saat rencana itu diumumkan pada Februari, direktur anggaran menyebut parade militer diperkirakan menghabiskan biaya sekitar 10 juta dolar AS atau Rp143 miliar hingga 30 juta dolar AS atau Rp431 miliar.

Saat itu sebuah memo menyebut tidak akan ada tank yang digunakan di parade agar tidak merusak jalan-jalan ibu kota negara.

Pentagon menyatakan parade akan digelar dari Gedung Putih ke Capitol. Fokusnya adalah pada pekerjaan veteran militer AS selama berabad-abad, dimulai dengan Perang Revolusi Amerika.

Media AS menyebut, Trump membatalkan rencana latihan militer dengan Korea Selatan pada Juni setelah pertemuannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan alasan untuk menghemat uang.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut