Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Korea Utara Uji Coba Mesin Rudal Baru, Bisa Jangkau AS Bawa Hulu Ledak Lebih Banyak
Advertisement . Scroll to see content

Tempuh 4.000 Km Selama 3 Hari, Kereta Kim Jong Un Tiba di Vietnam

Selasa, 26 Februari 2019 - 09:55:00 WIB
Tempuh 4.000 Km Selama 3 Hari, Kereta Kim Jong Un Tiba di Vietnam
Kim Jong Un turun dari kereta setelah tiba di Stasiun Dong Dang, Vietnam. (Foto: FP/VIETNMA NEWS AGENCY)
Advertisement . Scroll to see content

DONG DANG, iNews.id - Kereta api pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Vietnam, Selasa (26/2/2019), menjelang pertemuan puncak keduanya dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Hanoi.

Dilaporkan AFP, kereta berwarna hijau zaitun itu berhenti di Stasiun Dong Dang, Vietnam, setelah melakukan perjalanan panjang sejauh 4.000 kilometer (2.500 mil), selama dua setengah hari. Kereta itu berangkat melintasi China dari Pyongyang, Korut.

Kim diperkirakan akan pergi ke ibu kota Vietnam, Hanoi, dan melakukan kunjungan kenegaraan.

Menurut laporan AFP, anak-anak sekolah tampak melambai-lambaikan bendera Korea Utara saat Kim tiba. Penjaga kehormatan militer dengan seragam putih juga turut menyambut kedatangan Kim, pemimpin Korut pertama yang mengunjungi Vietnam sejak kakeknya Kim Il Sung pada 1964.

Keamanan tingkat tinggi dikerahkan di sekitar stasiun, dengan sejumlah tentara dan polisi Vietnam yang bersenjata lengkap menjaga lokasi tersebut. Pihak berwenang menutup jalan dengan radius sejauh 170 kilometer yang akan dilewati Kim menuju Hanoi.

Trump mengambil rute yang lebih konvensional dengan berangkat menggunakan Air Force One menuju Vietnam. Dia diharapkan tiba di Hanoi pada Selasa malam.

Sebelum bertolak, Trump mencuit dirinya menantikan pertemuan kedua dengan Kim.

"Dengan Denuklirisasi lengkap, Korea Utara akan dengan cepat menjadi kekuatan ekonomi. Tanpa itu, akan sama saja," cuit Trump.

"Ketua Kim akan membuat keputusan bijak!"

Hingga saat ini rincian konkret tentang isi pertemuan itu masih sedikit. Namu juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan kepada wartawan di atas Air Force One, kedua pemimpin akan makan malam bersama pada Rabu besok dengan penasihat utama.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut