Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Yayoi Kusama, Seniman Legendaris Jepang yang Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Temuan 9 Mayat di Apartemen Jepang, Ini Alasan Pelaku Mutilasi Korban

Selasa, 31 Oktober 2017 - 20:03:00 WIB
Temuan 9 Mayat di Apartemen Jepang, Ini Alasan Pelaku Mutilasi Korban
Lokasi penemuan 9 mayat di apartemen di Zama, dekat Tokyo, Jepang (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

TOKYO, iNews.id - Pelaku pembunuhan sadis di Zama, dekat Tokyo, Jepang, Takahiro Shiraishi, ternyata diketahui memutilasi tujuh korbannya. Potongan tubuh korban ditemukan di dalam kotak pendingin di dalam apartemen pelaku.

Menurut laporan surat kabar Jepang, Mainichi Shimbun, dari sembilan mayat yang ditemukan, delapan  di antaranya merupakan perempuan dan seorang pria. Selain itu polisi juga menemukan dua kepala yang disimpan di kotak pendingin di luar apartemennya.

Shiraishi mengakui perbuatannya tersebut kepada polisi. Ia telah membunuh sembilan orang dan menyembunyikan tubuh mereka.

"Saya membunuh mereka dan memutilasi tubuh mereka untuk menyembunyikan barang bukti," ujarnya.

Polisi juga menemukan seorang perempuan berusia 23 tahun yang dilaporkan telah hilang sejak 21 Oktober lalu. Tim penyelidik menemukan data bahwa Shiraishi pernah berkomunikasi dengan korban, yaitu setelah perempuan itu mengirim pesan melalui sosial media kepada pelaku bahwa dia ingin bunuh diri.

Seorang tetangga pelaku mengaku syok dengan peristiwa ini. Tidak pernah ada kejadian pembunuhan sebelumnya di permukiman tersebut. Ia sudah merasa curiga sejak lama, yakni sejak mencium bau busuk sejak Shiraishi pindah ke apartemen tersebut pada Agustus lalu.

"Ini adalah area perumahan yang tenang, saling peduli, dan dekat. Saya tidak dapat memercayai telah ditemukan beberapa potongan tubuh di sini,” ucap pria berusia 41 tahun yang tidak disebutkan identitasnya itu.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut