Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Takut Didenda, Warga Malaysia Punya Kebiasaan Baru Bawa Kantong Sampah Sendiri atau Buang di Saku
Advertisement . Scroll to see content

Terekam Kamera, Detik-Detik Helikopter Kepolisian Malaysia Jatuh saat Latihan

Jumat, 11 Juli 2025 - 10:47:00 WIB
Terekam Kamera, Detik-Detik Helikopter Kepolisian Malaysia Jatuh saat Latihan
Helikopter kepolisian Malaysia jatuh ke sungai, Kamis (10/7), saat mengikuti latihan (Screengrab: YouTube/CNA)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Helikopter Kepolisian Diraja Malaysia jatuh ke sungai, Kamis (10/7/2025), saat mengikuti latihan gabungan bersama polisi dari Indonesia, Singapura, dan Thailand. Tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun lima orang di dalamnya menderita luka. Dua di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis.

Insiden jatuhnya helikopter itu terekam jelas oleh kamera video. Tampak heli menghujam air dalam posisi seperti hendak mendarat, baling-baling juga masih berputar.

Namun pilot tampaknya tak bisa mengendalikan kecepatan hingga menerjang air dengan kecepatan tinggi.

Menurut keterangan sumber kepolisian, heli Airbus AS355N itu sedianya hendak mendarat darurat, namun terlambat.

Insiden ini terjadi saat latihan gabungan simulasi serangan nuklir, Malaysia-Indonesia-Thailand-Singapore Maritime Operation (MITSATOM) 2025. 

Helikopter jatuh di Sungai Pulai, Johor, pukul 10.37 waktu setempat. Lokasi jatuhnya sekitar 21 meter dari dermaga.

Helikopter tersebut berangkat dari Kantor Polisi Tanjung Kupang pukul 09.51 membawa lima orang, termasuk pilot.

Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) menyatakan kelima korban diselamatkan oleh Kepolisian Laut lalu dibawa ke dermaga Badan Penegakan Maritim Malaysia di Johor. Dua perwira beserta tiga personel dilarikan ke Rumah Sakit Sultanah Aminah setelah insiden tersebut.

Penyebab pasti kecelakaan belum diketahui.

"Biro Investigasi Kecelakaan Udara di bawah Kementerian Perhubungan Malaysia akan melakukan penyelidikan lebih lanjut," bunyi pernyataan CAAM.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut