Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!
Advertisement . Scroll to see content

Tertinggal dari Biden, Trump: Ada Pihak Yang Sengaja Gembosi Suara Kami

Rabu, 04 November 2020 - 15:02:00 WIB
Tertinggal dari Biden, Trump: Ada Pihak Yang Sengaja Gembosi Suara Kami
Capres Partai Republik, Donald Trump memberikan pernyataan di Gedung Putih. Trump menuding ada pihak yang sengaja membuat perolehan suaranya terganggu. (foto: CNN)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Calon presiden dari Partai Republik, Donald Trump, memberikan pernyataan terbuka mengenai Pilpres Amerika Serikat. Trump menyinggung ada upaya dari kelompok yang menginginkan dirinya kalah.

Trump memberikan pernyataan di East Room, Gedung Putih, Selasa (3/11/2020) malam waktu setempat. Dalam kesempatan itu, Trump menuduh ada pihak yang sengaja menggembosi perolehan suaranya di beberapa negara bagian penting.

Perolehan suara elektoral Trump sementara tertinggal dari Biden

Berdasarkan data perolehan suara yang dirilis Bloomberg, Trump memperoleh 213 suara elektoral sedangkan capres dari Partai Demokrat, Joe Biden, mendapat 225 suara.

Trump sementara unggul di 23 negara bagian, termasuk Florida dan Texas--yang memiliki suara elektoral besar--sedangkan Biden menang di 18 negara bagian, termasuk di swing state California yang menyumbang 55 suara elektoral.

"Jutaan-jutaan orang memilih kami. Sekelompok orang yang sangat sedih sedang berusaha mencabut hak-hak kelompok lain," kata Trump dikutip dari CNN, Rabu (4/11/2020) siang WIB.

Trump optimistis menang di negara bagian tersisa

Masih ada 10 negara bagian yang sedang melakukan penghitungan suara, Trump optimistis bakal meraih suara mayoritas di negara bagian tersisa.

Dia mengaku sudah menyiapkan pidato kemenangan meskipun perolehan suaranya saat ini masih tertinggal dari Biden.

"Terus terang kami memenangkan pemilu ini," ujarnya menambahkan.

Editor: Arif Budiwinarto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut