Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Makin Kacau, Demonstran Rusuh Terancam Hukuman Mati
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap, Ibu Negara Venezuela Minta Ditangkap Pasukan AS demi Dampingi Presiden Maduro

Kamis, 08 Januari 2026 - 15:25:00 WIB
Terungkap, Ibu Negara Venezuela Minta Ditangkap Pasukan AS demi Dampingi Presiden Maduro
Pasukan AS hanya akan menangkap Maduro, namun Cilia Flores menolak ditinggal sendiri (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

KARAKAS, iNews.id - Menteri Dalam Negeri Venezuela Diosdado Cabello mengungkap detail dramatis di balik operasi militer Amerika Serikat (AS) pada 3 Januari 2026.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Ibu Negara Cilia Flores ditangkap pasukan elite AS, Delta Force, namun kisah sesungguhnya di balik penangkapan mereka menunjukkan sisi kemanusiaan yang jarang terungkap.

Operasi penangkapan disertai dengan serangan besar-besaran militer AS ke Ibu Kota Karakas menimbulkan banyak korban jiwa. Menurut Cabello, 100 orang tewas akibat serangan tersebut.

Dalam pernyataan di stasiun televisi nasional, Cabello mengungkapkan detail tentang peristiwa traumatis tersebut. Sebenarnya pasukan AS hanya akan menangkap Maduro. Namun, saat akan membawa Maduro pergi, Cilia Flores menolak ditinggal sendirian.

“Jika kalian membawa suami saya, kalian juga harus membawa saya," kata Cobello, menirukan pernyataan Flores, dikutip Kamis (8/1/2026).

Permintaan ini kemudian menjadi momen penting yang menjelaskan kenapa Flores juga ikut dalam penangkapan tersebut, bukan sekadar hasil keputusan militer semata, melainkan keinginan pribadinya untuk tetap bersama suami di tengah situasi krisis.

Setelah ditangkap oleh pasukan AS, Maduro dan Flores dibawa ke New York dan dihadirkan di pengadilan federal. Keduanya mengaku tidak bersalah atas berbagai tuduhan yang diajukan jaksa AS, termasuk tuduhan narkoterorisme dan perdagangan narkoba internasional yang telah lama menjadi dasar dakwaan terhadap Maduro. 

Pasangan itu juga mengalami luka selama operasi itu, Maduro luka di kakinya, sementara Flores di kepala dan tubuh, meski kabarnya kini dalam masa pemulihan. 

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut