Terungkap! Iran Siapkan Serangan ke Ukraina untuk Balas Dendam, tapi Dibatalkan
TEHERAN, iNews.id - Iran ternyata telah merencanakan serangan terhadap Ukraina sebagai pembalasan atas penembakan kapal dagangnya. Meski demikian, rencana tersebut dibatalkan karena Ukraina meminta maaf terlebih dulu.
Mohsen Rezaei, mantan penasihat militer Pemimpin Tertinggi Iran Ayotollah Ali Khamenei, mengatakan militernya telah membidik tiga lokasi di Ukraina sebagai target sebelum membatalkan operasi tersebut.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah Iran, Rezaei mengatakan militernya telah merampungkan persiapan untuk serangan tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan Razaei setelah Iran menuduh Ukraina menyerang kapal dagang Iran di Laut Kaspia pada 25 Juli, yang menewaskan seorang kru.
Saat itu Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan kepada mitranya dari Ukraina, Andrii Sybiha, Kiev harus membayar ganti-rugi atas kerusakan disebabkan oleh serangan tersebut.
Selanjutnya, Rezaei juga memperingatkan, Iran tidak akan mengizinkan rute lain di Selat Hormuz di luar jalur yang telah ditentukan pihaknya.
Setiap kapal perang musuh yang berusaha menggunakan jalur ilegal tersebut akan menjadi sasaran.
Razaei juga mengatakan, militer Iran telah menimbulkan kerugian besar pada pasukan AS selama konflik 17 hari terakhir. Serangan rudal dan drone Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah telah menggagalkan tujuan militer Washington.
Editor: Anton Suhartono