Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

Sabtu, 26 September 2026 - 08:12:00 WIB
 Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak
Donald Trump mendesak Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pergi ke Moskow guna berunding dengan Presiden Vladimir Putin (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

NEW YORK, iNews.id - Donald Trump mendesak Presiden UkrainaVolodymyr Zelensky untuk pergi ke Moskow, Rusia, guna berunding dengan Presiden Vladimir Putin. Namun seruan Putin yang disampaikan kepada Zelensky di sela Sidang Umum PBB di New York pekan ini tersebut diabaikan Zelensky.

Zelensky bahkan menunjukkan kekesalannya karena Trump menyuruhnya pergi ke Moskow, demikian keterangan beberapa sumber yang mengetahui pertemuan tersebut.

Ketika ditanya oleh wartawan kapan dia akan berkunjung ke Moskow, Zelensky menjawab, "Menggunakan rudal," diikuti kata-kata kasar.

Dalam kesempatan terpisah, Jumat (25/9/2026), Zelensky mengatakan negosiasi perdamaian Ukraina-Rusia kemungkinan berlangsung di Uni Emirat Arab. Namun belum ada waktu pasti yang disetujui kedua pihak maupun AS sebagai mediator.

AS kembali mendorong kedua pihak untuk menyetujui gencatan senjata terhadap fasilitas energi masing-masing di tengah lonjakan harga solar. Namun tak satu pun pihak yang menyetujui gencatan senjata.

Zelensky dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov melakukan pertemuan terpisah dengan para pejabat pemerintahan Trump di New York. 

Trump belum memutuskan apakah menyetujui pengiriman lebih banyak sistem pertahanan udara ke Ukraina untuk mengamankan musim dingin. Militer Rusia biasanya menargetkan pembangkit-pembangkit listrik Ukraian selama musim dingin.

AS masih fokus mengamankan persediaan senjatanya di tengah perang dengan Iran yang belum berakhir.

Meski demikian otoritas AS telah menyetujui untuk memberi lisensi kepada Ukraina guna memproduksi rudal pertahanan Patriot.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut