Toilet Terbuka di Tempat-Tempat Umum Kota Paris Dikritik Warga
PARIS, iNews.id - Pemerintah Kota Paris, Prancis, memasang toilet di tempat-tempat umum dan wisata dengan tujuan mengurangi budaya kencing sembarangan. Namun langkah itu dikecam warga karena bisa menimbulkan masalah.
Toilet tanpa penutup khusus untuk pria itu dibuat dari bahan ramah lingkungan serta dipasangi jerami dan peralatan antibau. Namun warga menganggap, dari sisi kepantasan, toilet itu tak seharusnya ada di tempat umum, apalagi lokasi bersejarah.
Untuk itu, warga mendesak pemerintah kota Paris segera mengangkat toilet tersebut. Mereka berencana membuat petisi.
(Toilet di pinggir Sungai Saine dekat Katedral Nitre Dame/Foto: AFP)
Salah satu toilet yang diprotes berada di Katedral Notre Dame. Posisinya tepat di pinggir sungai, sehingga pria yang buang air kecil bisa terlihat oleh wisatawan yang menaiki kapal.
"Tidak perlu menempatkan sesuatu yang tidak sopan dan jelek di tempat bersejarah seperti itu," kata Paola Pellizzari, pemiliki sanggar seni di lokasi, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (14/8/2018).
"Itu juga berada di samping bangunan yang indah, Hotel de Lauzun," kata dia, seraya mengungkapkan kekhawatirannya toilet terbuka itu bisa menjadi ajang eksibisionisme atau perilaku penyimpangan seksual yang suka memamerkan alat kelamin ke orang lain.
"Ini mengerikan. Kami diberi tahu agar mau menerima keberadaan toilet ini, tapi sebenarnya ini tidak bisa diterima," kata warga lainnya.
Namun pejabat pemerintah kota, Ariel Weil, mengatakan, toilet itu tetap dibutuhkan. Dia menerima kritikan warga dan sudah menyiapkan solusinya.
"Jika kami tak melakukan apa-apa, pria-pria itu akan kencing di jalanan. Jika lokasi itu mengganggu orang-orang, kami akan mencari lokasi baru," ujarnya.
Editor: Anton Suhartono