Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arab Saudi Terbitkan Paket Visa Elektronik untuk Pelancong Indonesia, Apa Itu?
Advertisement . Scroll to see content

Total Pasien Covid-19 di Arab Saudi 12.772 Orang, Kasus Baru Terbanyak Masih di Makkah

Kamis, 23 April 2020 - 08:36:00 WIB
Total Pasien Covid-19 di Arab Saudi 12.772 Orang, Kasus Baru Terbanyak Masih di Makkah
Kota Makkah (ilustrasi). (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

RIYADH, iNews.idArab Saudi pada Rabu (22/4/2020) kemarin mengonfirmasi 1.141 kasus baru infeksi virus corona (Covid-19). Dengan begitu, kini ada total 12.772 kasus Covid-19 di seluruh negeri itu.

Pemerintah setempat juga mencatat lima pasien pengidap virus corona meninggal dunia selama 24 jam terakhir. Mereka semua adalah warga negara asing (WNA) dengan usia berkisar antara 51 dan 76 tahun. Dengan begitu, per hari ini total kasus kematian akibat wabah Covid-19 di Arab Saudi menjadi 114 jiwa.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Muhammad al-Abdul Ali menuturkan, ada 172 pasien yang sembuh sepanjang Selasa (21/4/2020) hingga Rabu kemarin, sehingga total pasien Covid-19 yang telah pulih di negeri itu menjadi 1.812 orang.

“Ada 10.846 kasus aktif di Arab Saudi, tetapi sebagian besar dalam kondisi stabil. 82 orang dari mereka yang dirawat itu berada dalam kondisi kritis,” ucap Abdul Ali dikutip dari Saudi Press Agency (SPA), Kamis (23/4/2020).

Kota Makkah kembali menduduki puncak daftar wilayah dengan temuan kasus baru paling banyak selama 24 jam terakhir (315 kasus), disusul Hufof (240 kasus), Riyadh (164 kasus), Madinah (137 kasus), dan Jeddah (114 kasus).

Berikutnya, ada Dammam (61 kasus), Tabuk (35 kasus), Dhahran (26 kasus), Bisha (18 kasus), Taif (14 kasus), dan Kharj (tiga kasus). Kemudian di al-Tuwal, Sabya, dan (Hail masing-masing dua kasus), serta; Qurayat, Sharurah, al-Hada, al-Wajh, al-Jafr, Uglat, al-Mithnab, dan Yanbu (masing-masing satu kasus).

Kementerian Kesehatan Saudi terus menekankan pentingnya semua pihak mengikuti langkah-langkah pencegahan selama Bulan Suci Ramadan. Abdul Ali mengimbau kepada masyarakat untuk tidak berjabat tangan dan menghindari kontak fisik. Dia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak berbagi barang-barang pribadi seperti sajadah untuk mencegah penyebaran virus.

Editor: Ahmad Islamy Jamil

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut