Tradisi Perayaan Idul Adha di Berbagai Negara, Percantik Hewan Kurban dengan Henna
JAKARTA, iNews.id - Tradisi perayaan Idul Adha sering kali berbeda antara satu negara dengam negara lain. Tradisi itu terus lestari dan tetap dilaksanakan hingga saat ini.
Setiap negara memiliki cara khasnya masing-masing dalam merayakan Hari Raya Idul Adha. Namun yang pasti, harapannya yakni semua umat bahkan tak hanya muslim merasakan kebahagiaan di hari yang identik dengan pemotongan hewan kurban itu.
Berikut tradisi perayaan Idul Adha dari berbagai negara yang dirangkum oleh iNews:
1. Arab Saudi
Sambut Idul Adha, DPW Partai Perindo Sulteng Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Al Aslam
Arab Saudi menjadi negara yang sudah pasti merayakan Hari Raya Idul Adha. Bahkan kemeriahan hari raya umat muslim itu makin megah lantaran jutaan muslim seluruh dunia tengah berada di negara itu untuk melaksanakan ibadah haji.
Saat hari raya kurban, warga akan menerima sedekah daging dari umat muslim lain yang berkurban. Namun daging kurban dari pemerintah kerajaan Arab Saudi akan dibagikan kepada negara-negara lain, seperti Afrika, Asia Tengah dan Asia Selatan.
Senangnya Warga Muslim Palestina Rayakan Idul Adha di Masjid Al Aqsa
Jika Indonesia identik dengan kambing, kerbau atau sapi untuk dijadikan hewan kurban, beda halnya dengan Arab Saudi. Hewan yang menjadi kurban adalah unta.
2. Pakistan
Inilah 6 Negara yang Rayakan Idul Adha 29 Juni 2023, Ada Negara Tetangga Juga Lho
Perayaaan Hari Raya Idul Adha di Pakistan sangat meriah. Bahkan pemerintah menetapkan hari libur selama empat hari agar umat muslim dapat menjalankan Puasa Arafah dengan khusyuk.
Yang unik dalam perayaan Hari Raya Idul Adha di Pakistan yakni, semua hewan kurban harus dimandikan dengan bersih sebelum disembelih. Bahkan hewan-hewan itu juga diberi hiasan bunga agar meriah.
Iduladha 1444 H, Suasana Khidmat Iringi Salat Id di Lapangan HW Beji Timur Depok
3. Turki
Perayaan Idul Adha di Turki sedikit mirip dengan yang terjadi di Pakistan. Di negara ini, hewan kurban akan dihias dengan pita dan henna.
Tradisi lain di negara ini yakni Anak-anak akan mendatangi keluarga yang lebih tua dan mencium tangan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk penghormatan.
Sementara daging hasil kurban akan dinikmati bersama keluarga dan dibagikan kepada tetangga terdekat.
4. China
Perayaan Hari Raya Idul Adha di China mirip dengan di Pakistan, yakni pemerintah menetapkan libur selama empat hari. Selama libur itu, umat muslim China melakulan tadarus Alquran, melantunkan puji-pujian kepada Allah.
Umat mmuslim di China juga akan berkumpul dengan umat muslim dari negara lain dan bertukar hadiah.
Pada Hari Arafah, ada tradisi memasak hidangan untuk buka Puasa Arafah bersama.
5. India
Perayaan Hari Idul Adha di India terutama di negara bagian Jammu dan Kashmir sangat meriah. Umat muslim membeli baju dan hadiah untuk diberikan ke keluarga atau teman dekat.
Jika Idul Adha bertepatan di bulan Agustus atau September, wilayah ini menjadi ramai turis. Tiga hari menjelang Idul Adha, akan diadakan festival.
Editor: Umaya Khusniah