Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea
Advertisement . Scroll to see content

Tragis, Remaja Perempuan Tewas Diterkam Singa saat Hendak ke Toilet

Rabu, 23 Desember 2020 - 14:42:00 WIB
Tragis, Remaja Perempuan Tewas Diterkam Singa saat Hendak ke Toilet
Remaja perempuan 14 tahun di India tewas diterkam dua ekor singa saat hendak ke toilet (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

NEW DELHI, iNews.id - Seorang remaja perempuan 14 tahun di India tewas diterkam dua ekor singa saat pergi ke toilet yang berada di luar rumahnya.

Korban, Bhavna Baria, diterkam dua singa jantan pada Senin (21/12/2020) pukul 21.30 waktu setempat, saat ingin buang hajat di toilet pekarangan rumahnya di Desa Dhanfuliya, Junagadh, Gujarat.

Pejabat kehutanan setempat, Ushman Nanavati, mengatakan, korban keluar bersama sepupunya, Rekha, saat tiba-tiba diserang singa.

"Saat singa menyerang, Rekha melompat ke tangki air. Namun karnivora itu menerkam anak lainnya, membunuh, menyeretnya ke lahan pertanian tetangga, lalu memakan sebagian tubuhnya," kata Nanavati, seperti dikutip dari The Sun, Rabu (23/12/2020).

Petugasnya berusaha secepat mungkin mencapai lokasi untuk menyelamatkan korban, namun upaya untuk menghalau singa dari Baria tidak mudah sehingga korban tewas di lokasi dalam kondisi mengenaskan. Singa itu bisa diusir setelah setengah jam.

Nanavati menggambarkan kejadian yang menimpa Baria sangat disayangkan. Menurut dia, perilaku dua singa liar itu sangat tidak biasa karena masuk ke permukiman.

Laporan surat kabar Indian Express mengungkap, singa Asia biasanya tidak menyerang manusia kecuali diprovokasi. Hewan liar tidak menganggap manusia sebagai mangsa.

Namun, peristiwa ini terjadi beberapa hari setelah video viral yang dibuat di Gir Sanctuary. Tayangan itu menunjukkan seekor sapi diikat di pohon untuk dijadikan umpan singa demi konten.

Penggemar satwa liar Parimal Nathwani mengecam tayangan itu. Dia mengkritik orang-orang merekam perburuan singa tersebut demi mendapatkan publisitas di media sosial.

"Ini benar-benar bertentangan dengan semangat konservasi singa. Saya berharap yang bersalah ditangkap dan dihukum," ujarnya.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut